Rabu, 12 Desember 2018

news flash

Wagub Bawah Pulang Tiga TKW NTT yang Nyaris Jadi PSK di Medan

Oktober 9th, 2018 | by Bonne Pukan
Wagub Bawah Pulang Tiga TKW NTT yang Nyaris Jadi PSK di Medan
Hukrim
0
NTTsatu.com -KUPANG – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Nae Soi berhasil menyelamatkan dan membawa pulang tiga orang tenaga kerja wanita (TKW) asal NTT korban human trafficking dari Medan ke Kupang. Mereka tiba di Bandara El Tari Kupang, Senin malam (8/19/2018) sekitar pukul 21.00 Wita menggunakan pesawat Garuda.
Saat berjalan menuju VIP Bandara El Tari Kupang, Josef terus mendekap tiga TKW tersebut di sampingnya. Suster Laurentina, PI, yang memberi informasi tentang keberadaan TKW ikut mendampingi.

Ketiga TKW FS, LS dan SA tampak tenang dan nyaman berada di dekat Josef.

“Syukur kepada Tuhan yang mahakuasa dan terima kasih pihak-pihak yang terkait akhirnya bisa menyelamatkan tiga anak kita ini,” ungkap Josef saat memberi keterangan kepada awak media seperti dilansir pos kupang.com.

Josef menceritakan, ketiga TKW tersebut adalah korban human trafficking. Mereka, kata Josef, sudah seminggu berada di Medan dan akan dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di sana.

“Sampai saat ini kita belum tahu siapa atau PT mana yang merekrut mereka, tapi kita akan terus melacak,” ungkap Josef.

Secara khusus Josef mengucapkan terima kasih kepada suster Laurentina, yang sudah memberikan informasi terkait keberadaan tiga TKW tersebut kepada dirinya dan gubernur Viktor Laiskodat.

Josef menjelaskan, Sr. Laurentina menyaksikan secara langsung saat ketiga korban ini berada Bandara Juanda Surabaya untuk transit menuju Medan. Suster, kata Josef, menaruh curiga saat melihat ketiga TKW kebingungan.

“Karena melihat anak-anak ini bingung, Suster lalu memberi no hpnya kepada mereka dan menitipkan pesan, kalau ada apa-apa segera hubungi Suster,” ungkap Josef.

Tiga TKW dan Suster akhirnya berpisah di Bandara Juanda, ketiganya ke Medan sementara suster ke Semarang.

Pada hari Minggu, (7/10/2018), Josef mendapat telepon dari Sr. Laurentina. Suster Laurentina menceritakan soal keberadaan tiga TKW tersebut. Pada hari itu juga Josef langsung berangkat ke Medan untuk menjemput tiga TKW.

Josef mengatakan dirinya amat prihatin dengan kejadian yang menimpa tiga TKW tersebut.

“Saya sangat prihatin. Kalian bisa lihat sendiri, mereka sangat lugu dan masih di bawah umur,” ungkap Josef sembari mendekap tiga TKW.

Sr. Laurentina saat memberi keterangan kepada media mengatakan, ia mendapat informasi dari para TKW sendiri bahwa mereka akan dijadikan pekerja seks komersial.

Suster lalu meminta rekannya di Medan, Keluarga Sinaga dan Keluarga Klik keturunan India untuk membantu menyelamatkan ketiga TKW.

Saat ditanya mengenai sikap Pemprov NTT, Josef dengan tegas mengatakan pemerintah akan mendesak pihak kepolisian dan pihak-pihak terkait untuk melacak kasus human trafficking ini.

“Kita tidak tau seperti apa prosesnya mereka sampai ke Medan, PT yang merekrut kita belum tau. Jadi kita akan selidiki terus,” ungkap Josef.

Tiga TKW tersebut kata Josef, selanjutnya akan mendapatkan pembinaan di dinas Sosial dan P3A.

Ia menegaskan akan mengeluarkan Pergub tentang moratorium TKI demi mencegah pengiriman TKI.

“Saya bersama pak Viktor sudah berkomitmen untuk memberantas masalah human trafficking di NTT,” tegasnya.

Ia mengatakan yang namanya mafia-mafia dalam kasus human trafficking akan kami berantas sampai ke akar.

Ia mengimbau agar masyarakat bertobat dan berhenti mengirim anak-anak menjadi TKI.

Ia menegaskan jika ada aparat pemerintah yang ikut bermain dalam kasus human trafficking maka akan diberikan tindakan tegas.(*/bp)

======

Foto: Wagub NTT, Josef Nae Soi bersama ketiga TKW dan Sr. Laurentina, PI saat tiba di Bandara El Tari Kupang, Senin (8/10/2018) malam. (foto: ist)

Komentar ANDA?