Rabu, 12 Desember 2018

news flash

99 Titik VSTA di Pulau Flores, Lembata dan Alor

Desember 3rd, 2018 | by Bonne Pukan
99 Titik VSTA di Pulau Flores, Lembata dan Alor
Ekbis
0
Foto: Andreas Hugo Pareira, Anggota DPR RI Komisi I Dapil NTT I (Flores, Lembata, Alor).

NTTsatu.com – KUPANG – Sembilan puluh sembilan titik di delapan Kabupaten di Pulau Flores, Lembata dan Alor, Nusa Tenggara Timur, akhirnya dapat menikmati akses internet gratis setelah usulan pihak Komisi I DPR RI melalui Dr. Andreas Hugo Pareira (Anggota DPR Dapil NTT 1) mengenai penambahan lokasi VSAT kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) direalisasikan.

Rilis yang diterima media ini, Senin, 03 Desember b2019 menyebutkan, terdapat 99 titik VSAT di delapan Kabupaten di Pulau Flores yang tersebar di Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Barat, Flores Timur, Lembata dan Alor, dengan rincian di Kabupaten Sikka terdapat 19 titik pemasangan, di Kabupaten Ende terdapat 25 titik, di Kabupaten Nagekeo terdapat 12 titik, di Kabupaten Ngada terdapat 5 titik, di Manggarai Barat 9 titik, di Kabupaten Flores Timur 5 titik, di Lembata 20 titik dan di Pulau Alor sebanyak 4 titik.

VSAT tersebut sudah mulai didistribusi ke delapan Kabupaten tersebut pada minggu pertama bulan Desember 2018 dan dapat mulai digunakan pada minggu kedua di bulan yang sama.

Andreas Pareira dalam keterangannya menjelaskan bahwa VSAT (Very Small Aparature Terminal) yaitu stasiun penerima sinyal dari satelit yang berfungsi untuk menerima dan mengirim data ke satelit sehingga dapat meneruskan sinyal (internet) tersebut ke titik-titik yang sudah ditentukan. Ukuran VSAT ini tidak lebih dari 3 meter dan berbentuk seperti piringan bulat.

Andreas Pareira melanjutkan penambahan VSAT untuk mengaliri akses internet ini lahir dari aspirasi masyarakat yang ditemuinya langsung pada saat turun untuk bertatap muka dengan masyarakat maupun juga usulan2 yang disampaikan melalui Dinas Kominfo setempat.

Aspirasi tersebut lanjutnya, diteruskan dan diperjuangkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika RI secara langsung maupun melalui rapat-rapat di Komisi I DPR RI.

Andreas Hugo Pareira mengapresiasi pihak BAKTI Kemkominfo sehingga proses pembangunan VSAT di delapan kabupaten ini dapat berjalan lancar dan relatif cepat.

Andreas Pareira berharap dengan kehadiran VSAT ini, pelayanan masyarakat di wilayah setempat seperti dalam aspek pelayanan kesehatan dan pendidikan dapat berjalan semakin baik dan dapat memajukan daerah bersangkutan. AHP menambahkan bahwa masyarakat setempat pun dapat memanfaatkan kehadiran VSAT ini untuk kebutuhan lain seperti berbisnis online atau sekedar untuk mencari informasi. (*/bp)

Komentar ANDA?