Selasa, 15 Oktober 2019

news flash

BBKSDA NTT Akan Lepaskan Komodo yang Dicuri

Juli 11th, 2019 | by Bonne Pukan
BBKSDA NTT Akan Lepaskan Komodo yang Dicuri
Polkam
0

NTTsatu.com – KUPANG  – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT  akan melepasliar binatang purba Komodo yang berhasil digagalkan perdagangannya secara ilegal oleh Polda Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

Sebelum dilakukan pelepasan ke habitatnya di Flores, NTT, akan dilakukan penerimaan penyerahan dari BBKSDA Jawa Timur ke BBKSDA NTT. Serah terima itu akan dilakukan setelah 6 ekor komodo itu tiba di Riung, Kabupaten Ngada pada15 juli 2019 dan akan dihadiri oleh, BBKSDA NTT, BBKSDA Jatim, Kapolda Jatim, Kejaksaan, dan dokter ahli yang menangani hewan purba ini.

“Setelah semua urusan serah terima dari BBKSDA Jatim ke BBKSDA NTT selesai dilakukan, selanjutnya Komodo-Komodo ini akan dilepasliarkan di Pulau Ontoloe, kabupaten Ngada,” kata kepala BBKSDA NTT, Timbul Batu Bara saat menggelar konfrensi pers dan ngopi bareng media di kupang, kamis (11/7).

Turut mendampingi Timbul saat itu ialah, kepala seksi perencanaan dan pengawetan, Imanuel Ndun, serta kepala seksi pelayanan dan pemanfaatan BBKSD NTT, Muji Kurniawan.

Sebanyak enem ekor komodo ini akan diterbangkan dari Surabaya menuju Bali, selanjutnya menuju ke Labuan Bajo.

Dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, akan dilakukan perjalanan darat ke Riung, kabupaten Ngada. Dari kota Riung selanjutnya binatang purba itu akan dilepas di pulau Ontoloe.

 

Genetik Komodo mirip dengan yang ada di Flores Utara, NTT

Hasil identifikasi secara genetik, enem ekor Komodo yang akan dilepasliar ini sama dengan binatang Komodo yang selama ini hidup di Pulau Flores bagian Utara, khususnya di Pulau Riung, kabupaten Ngada.

Karena itu, Pulau Ontoloe sebagai bagian dari wilayah konservasi di Riung dipilih sebagai tempat binatang ini dilepas.

“Hasil uji DNA lebih mendekati kemiripannya dengan komodo di Riung, karena itu maka akan dilepas di wilayah konservasi pulau Riung,” kata Timbul.

Timbul menjelaskan, di Pulau Ontoloe sendiri sebelumnya terdapat 12 binatang komodo yang hidup dan dengan dilepaskan 6 ekor lagi maka populasi Komodo di pulau itu menjadi 18 ekor.

“di Pulau Ontoloe sekarang ada 12 ekor Komodo, maka di tambah 6 ekor ini menjadi 18,” katanya. (*/bp)

Komentar ANDA?