Sabtu, 18 Agustus 2018

news flash

Crossway Dagamage Nangarasong Putus Total

Februari 13th, 2018 | by Bonne Pukan
Crossway Dagamage Nangarasong Putus Total
Ekbis
0
Foto: Crossway Dagamage di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda putus total setelah diterjang banjir badang, Senin (12/2) siang

NTTatu.com – MAUMERE– Hujan deras yang menghantam wilayah Kecamatan Megepanda dan sekitarnya, Senin (12/2) siang, mengakibatkan crossway Dagamage di Nangarasong Desa Kolisia putus total. Praktis akses transportasi di pantai utara pun menjadi lumpuh.

Crossway itu sendiri memang sudah roboh pada awal Januari 2018 lalu. Beberapa badan crossway sudah terhanyut ke kali. Sebagian besar badan jembatan masih menggantung saja, dengan rongga besar di bagian bawahnya. Debit air yang besar akibat derasnya hujan kemarin akhirnya menghanyutkan seluruh badan crossway ke kali.

Jauh sebelum itu, kondisi crossway ini sebenarnya sudah sangat memprihatinkan sejak satu tahun yang lalu, ketika banjir badang melanda sekitar Februari 2017. Media ini pernah beberapa kali memberitakan kondisi buruk crossway Dagemage, namun tidak ada perhatian serius dari pemerintah daerah karena alasan ruas jalan pantura merupakan jalan provinsi.

Pemerintah daerah baru meluncurkan dana bencana alam sebesar Rp 151 juta untuk perbaikan crossway. Anehnya peluncuran dana tersebut dengan alasan sudah mendapatkan rekomendasi perbaikan dari provinsi. Jika saja ada kemauan dan kepekaan untuk berkoordinasi jauh-jauh hari sebelumnya pada tahun lalu, tentu saja crossway ini tidak akan mengalami kondisi yang buruk seperti sekarang.

Sejauh pantauan media ini dua pekan lalu, pekerjaan crossway memang sementara dilaksanakan. Tidak diketahui identitas kontraktor yang mengerjakan crossway tersebut karena di sekitar lokasi tidak terdapat papan nama proyek.

John Bobby, salah seorang warga Kolisia menuturkan hujan deras terjadi sepanjang siang hari. Kali Dagamage pun meluap dengan debit air yang cukup besar setinggi setengah badan orang dewasa. Warga masyarakat sekitar membantu menyeberangkan kendaraan roda dua dan manusia. Beberapa petugas keamanan ikut membantu menyeberangkan ibu-ibu dan anak-anak.

Putusnya crossway ini secara kebetulan bertepatan dengan lengsernya Yoseph Ansar Rera dari jabatan Bupati Sikka. Orang nomor satu di Kabupaten Sikka itu telah ditetapkan sebagai calon bupati dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2018. Nantinya sejak Kamis (15/2), yang bersangkutan harus cuti di luar tanggungan negara untuk mengikuti masa kampanye.

Crossway ini letaknya kurang lebih 18 kilometer dari Kota Maumere, persis pada batas antara Desa Kolisia dan Desa Kolisia B. Ini adalah ruas jalan pantura Trans Flores yang menghubungkan Kota Larantuka di ujung timur Flores hingga Labuan Bajo di ujung barat Flores. (vic)

Komentar ANDA?