Selasa, 12 Desember 2017

news flash

Di Mabar, 70 KK Sudah Bayar Rp 2 Juta, Meteran Listrik Belum Terpasang

November 30th, 2017 | by Bonne Pukan
Di Mabar, 70 KK Sudah Bayar Rp 2 Juta, Meteran Listrik Belum Terpasang
Ekbis
0
Foto: Frans Nani, warga Desa Lawi

NTTsatu.com – RUTENG – Nasib sial dialami 20 Kepala Keluarga ( KK) di Desa Lawi dan 50 KK Desa Lewat Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat ( Mabar)  yang masuk dalam program  “Listrik Masuk Desa” tahun 2017. Mereka sudah menyetor uang muka sebesar Rp 2 Juta namun hingga menjelang akhir tahun 2017 meteran belum terpasang di rumah mereka.

“Ini sudah mau akhir tahun, masa  meteran listrik belum dipasang. Kami sudah bayar uang muka tapi belum juga dipasang,” kata Frans Nani, warga Desa Lawi yang menghubungi NTTsatu. com pada Rabu 29 November 2017 malam.

Dia mengatakan di desanya di Lawi sendiri total dana yang diberikan kepada pihak kontraktor CV Prima Teknik yang menangani program listrik desa tersebut sebesar 40 Juta ditambah desa Lewat  50 KK dengan dana sebesar Rp 100 Juta.

Dikatakanya, untuk desa Lawi  7 rumah sudah dipasang meterannya, 20 rumah yang hanya dipasang instalasi tanpa meteran listrik oleh pihak kontraktor.

Di Desa Lewat 92 rumah telah dipasang meteran dan 50 rumah belum sama sekali terpasang meteran listrik.

Dia mengakui, langkah yang akan dilakukan warga terkait masalah tersebut yakni melakukan komunikasi dengan kontraktor yang berlokasi di Ruteng ibu kota kabupaten Manggarai.

“Langkah awal pada minggu ini kami akan melakukan komunikasi dengan pihak konraktor untuk meminta klarifikasi, mengapa meteran listrik belum dipasang hingga akhir tahun 2017 ini,” tandasnya.

Foto: Rumah-rumah yang sudah membayar uang muka pemasangan meteran listri belum juga dilayani kontraktor CV Prima Sakti

Jika langkah ini tidak berhasil dimana pihak kontraktor CV Prima Teknik tidak bertanggung jawab, pihaknya dan warga akan melaporkan ulah kontraktor itu kepada pihak kepolisian atas dugaan penipuan dan penggelapan uang warga sebesar Rp. 140 Juta.

Pihak kontraktor CV Prima Teknik yang bertanggungjawab atas pemasangan meteran di rumah calon pelanggan belum berhasil dihubungi terkait persoalan ini. (mus)

Komentar ANDA?