Sabtu, 23 Februari 2019

news flash

Ditelantarkan Dua Tahun, Yuni Tinggal di Rel Kereta Api

Februari 4th, 2019 | by Bonne Pukan
Ditelantarkan Dua Tahun, Yuni Tinggal di Rel Kereta Api
Sosbud
0

NTTsatu.com – KUPANG – Yuni Sunlay (26) warga Oesapa, Kota Kupang NTT saat ini hidup di rel kereta api di bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Keberadaan Yuni diketahui Wens Nono warga Jakarra asal Ngada yang kebetukan bertemu dia di sebuah warung dekat tempat kerjanya.

Wens yang dihuhungi NTTsatu.com melalui jaringan telepon ke Jakarta, Senin, 04 Pebruari 2019 membenarkan infornasi itu. Dia sempat bertemu dan bincang-bincang Dengan Yuni di warung itu. Dia dengan polos menceritakan kejadian yang dialaminya sejak tahun 2016 mulai di Kupang hingga di Jakarta saat ini.

Kepada Wens, Yuni menceritakan bahwa saat di Oesapa, ada seorang lelaki yang tidak dikenalnya mengajak ke Jakarta dengan iming-iming akan mendapatkan gaji yang besar.
Lelaki itu mengajaknya ke mobil dan di dalam mobil itu sudah ada dua cewek dan kedua cewek itupun ikut meluluhkan hatinya. Yuni masih meminta agar mereka sama-sama ke rumah untuk pamit dengan keluarga namun tidak dipenuhi sehingga mereka bersama ke Bandara El Tari Kupang kemudian terbang ke Jakarta. Sesampai di Jakarta dia dibelikan pakaian karena dia hanya berpakaian di badan.

Di Jakarta, Yuni dipekerjakan di sebuah warung makan di bilangan Depok. Namun selama bekerja sisitu, pemilik warung memperlakukan dengan sangat kasar hingga menyiksanya setiap hari.

Yuni akhirnya kabur dari warung itu. Kemudian karena tanpa kenalan dan keluarga di Jakarta, Yuni akhirnya tinggal di rel kereta api hingga saat ini.

“Waktu saya temui dia di warung dekat tempat kerja saya, dia menceritakan seluruh kisah hidupnya sebagai gelandangan di Jakarta,” kata Wens.

Foto: Inilah wajah Yuni Sunlah warga Kupang NTT yang saat ini terlantar dan tinggal di rel kereta api Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Kepada wens, Yuni yang lagi hamil itu juga mengakui kalau dia sudah pernah hamil dan dibiayai di rumah sakit hingga melahirkan oleh sebuah keluarga. Setelah itu mereka membawa anak Yuni itu pergi, sayangnya Yuni tidak mengetahui siapa dan alamat keluarga yang mengambil anaknya itu.

Yuni juga menuturkan, mereka sebelumnya tinggal di Niki Niki kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Setelah ayah mereka Simon Sunlay meninggal dunia, mereka bersama ibu mereka pindah ke Oesapa.

“Saya hanya berharap kiranya ada bantuan dari NTT untuk Yuni. Dia mengaku ingin pulang ke Kupang tapi tidak memiliki biaya transportasi. (bp)

========
Foto: Inilah wajah Yuni Sunlah warga Kupang NTT yang saat ini terlantar dan tinggal di rel kereta api Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Komentar ANDA?