Rabu, 19 Juni 2019

news flash

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ketua dan Sekretaris KONI NTT Diperiksa Polisi

Januari 4th, 2019 | by Bonne Pukan
Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ketua dan Sekretaris KONI NTT Diperiksa Polisi
Hukrim
0

NTTsatu.com – KUPANG – Ketua KONI Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir Andreas W Koreh dan Sekretaris Umum KONI NTT Umbu Saga Anakaka memenuhi panggilan kepolisian untuk memberikan keterangan sebagai saksi dan korban dalam kasus pencemaran nama baik terhadap KONI NTT oleh akun Asep Jeff.

Andreas W Koreh dan Sekretaris KONI NTT Umbu Saga Anakaka tiba di Mapolres Kupang Kota pada Kamis (3/1/2018) sekitar pukul 16.00 Wita bersama dengan anggota KONI yang membuat laporan polisi, Fransisco Bernando Bessi.
Setelah tiba, ketiganya langsung menuju ke Ruang Unit Tipiter Satreskrim Polres Kupang Kota yang berada di bagian belakang gedung utama Mapolres.

Kepada wartawan di Mapolres Kupang Kota, Fransisco menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan kepada ketua dan sekretaris KONI itu terkait kasus yang dilaporkannya pada 19 Desember 2018 lalu.

“Pemeriksaan hari ini terkait dengan laporan saya tanggal 19 Desember yang lalu, hari ini (3/1/2019), ketua umum KONI Pak Andre Koreh dengan sekretaris umum KONI Pak Umbu memberi keterangan sebagai saksi dan korban dalam perkara ini,” katanya.

Fransisco yang juga bertindak sebagai lawyer ini menyatakan bahwa inti dari keterangan mereka berdua adalah bahwa KONI NTT keberatan dengan postingan Asep Jeff di media sosial Facebook yang menuduh KONI sebagai pelaku mafia anggaran, korupsi anggaran serta tidak melaksanakan pembinaan olahraga yang berhasil untuk Provinsi NTT.
Anggota advokat PERADI ini juga menegaskan bahwa laporan yang dibuat bukan atas keinginannya pribadi maupun keinginan pribadi ketua serta sekretaris KONI NTT, tetapi atas hasil rapat bersama KONI.

“Ini hasil rapat bersama sehingga diputuskan untuk melaporkan ke Polisi, karena akun Asep Jeff ini sudah sangat meresahkan KONI NTT dan juga masyarakat Kota Kupang,” tambahnya.

KONI NTT, lanjut Fransisco, berharap pihak kepolisian dapat menuntaskan kasus ini secara profesional.

Tanggapan pihak Polres, mereka sistemnya akan memeriksa saksi dan alat bukti. Pastinya postingan dia ada 4 kali yakni di tanggal 8, 9 dan 19 November 2018 serta 1 Desember 2018. Postingan itu yang sudah menyudutkan secara personal. Harapannya polisi bisa menuntaskan kasus ini, pastinya kami akan membantu penyidik untuk menghadirkan saksi, ahli dalam proses ini,” katanya.

KONI NTT juga menantang Asep Jeff untuk membuktikan apa yang telah ia tuduhkan kepada lembaga olahraga itu.

“Apakah ia mampu membuktikan postingan dia tidak, jangan sampai ia hanya bualan atau omong kosong tanpa didukung data dan fakta, harapan kami perlu diberitahu kami tidak main-main, kita harap Polres Kupang Kota professional menyelesaikan kasus ini,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT akhirnya melaporkan akun Asep Jeff ke Polres Kupang Kota dengan tuduhan telah mencemarkan nama baik KONI NTT melalui postingan postingan pada media sosial facebook.

Laporan dugaan pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik terhadap Ketua dan sekretaris KONI NTT ini dilakukan oleh salah seorang anggota yang mewakili KONI NTT, Fransisko Bernando Bessi di SPKT Polres Kupang Kota pada Rabu (19/12/2018) sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat itu laporan diterima oleh Aiptu Mungzidin Lazula dengan nomor laporan LP/B/1154/XII/2018/Resort Kupang Kota.

Usai memberikan keterangan di Unit Tipiter Satreskrim Polres Kupang Kota, Fernando mengatakan pihaknya resmi melaporkan akun Asep Jeff karena dinilai sangat tendensius dan merugikan KONI NTT. (*/gan)
=======

Foto: Ketua KONI NTT Andreas W Koreh dan Sekretaris KONI NTT Umbu Saga Anakaka bersama Fransisco Bernando Bessi usai memberi keterangan sebagai saksi kasus pencemaran nama baik di Mapolres Kupang Kota, Kamis (3/1/2018). (Foto: ist)

Komentar ANDA?