Selasa, 21 Mei 2019

news flash

Gubernur Minta Masyarakat Pandai Membaca Peluang Usaha

Maret 14th, 2019 | by Bonne Pukan
Gubernur Minta Masyarakat Pandai Membaca Peluang Usaha
Ekbis
0

NTTsatu.com -KUPANG – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta masyarakat untuk membaca berbagai peluang usaha. Masyarakat juga diharapkan ikut berdaya membangun rantai nilai (value chain), untuk menghasilkan berbagai produk pertanian dan peternakan.

Permintaan Gubernur NTT itu disampaikan dalam kunjungan kerjanya di Desa Fatuteta Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Rabu (13/3). Kunjungan kali ini dilakukan dalam rangka melihat lokasi pengembangan kelor dan lamtoro keramba di atas lahan seluas 200 hektar. Secara simbolis, lahan tersebut diberikan oleh Keluarga Besar Amheka kepada Pemerintah Provinsi NTT untuk dijadikan lahan percontohan.

“Kita akan kembalikan Kabupaten Kupang sebagai gudang ternak. Kita siapkan dengan benar lahan, pakan dan sumberdaya manusianya. Saya minta Pak Sekda tolong sampaikan kepada semua kepala desa, perkuat data statistik desa,” ujar Gubernur Viktor seraya memuji Kepala Desa Fatuteta yang menyampaikan profil desanya dalam sekapur sirihnya.

“Kita semua diberi kesempatan untuk membangun diri, membangun keluarga dan masyarakat. Selain untuk kepentingan sesama manusia, bekerja juga menjadi bekal kehidupan kita di akhirat,” katanya memotivasi sambil menyebut niatnya untuk mngembangbiakan jenis Sapi Wagio asal Jepang di NTT.

Lebih lanjut gubernur  mengajak masyarakat untuk membangun kerjasama dengan Perusahaan Daerah (PD) Flobamor. Baginya, momentum kebangkitan PD Flobamor harus dimanfaatkan untuk bersama-sama bergandengan tangan, membangun ekonomi keluarga.

Gubernur juga meminta masyarakat Kabupaten Kupang untuk lebih giat memelihara ternak, menanam kelor dan lamtoro keramba. Secara khusus, Pemerintah Provinsi NTT juga akan memberikan bantuan 100 ekor sapi untuk dikembangbiakkan.

Sementara itu, dalam sekapur sirihnya Kepala Desa Fatuteta, Osias Amheka menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan gubernur di tempat mereka.

“Kami merasa ada kebangaan tersendiri dengan Kehadiran Bapak Gubernur hari ini. Kehadiran Bapak ini membawa kebaikan, menunjukkan perhatian bagi kami masyarakat Fatuteta. Kami berharap agar Pemerintah Provinsi NTT dapat berjalan bersama kami,” kata Osias.

Pensiunan pegawai statisitk itu memaparkan sejumlah data tentang desa yang dipimpinnya. Desa dengan 715 jiwa penduduk itu masih memiliki 69 keluarga yang masuk dalam kategori miskin. Meskipun begitu, dengan 462 orang tenaga kerja produktif, mereka yakin dapat memperbaiki kualitas hidup warga desa.

“Kami yakin Bapak Gubernur juga tidak akan melipat tangan, tidak juga menutup mata bagi kami. Sejak kemarin kami telah menanam 500 anakan kelor, hari ini dilanjutkan lagi dengan penanaman 300 pohon anakan kelor” tambah Osias sambil menyebutkan sumur bor dan air bersih sebagai kebutuhan desanya.

Foto : Gubernur Viktor Laiskodat saat melakukan penanaman anakan di Fatuteta, Kecamatan Amabi Oefeto Kabupate Kupang? Rabu, 13 Maret 2019

Ditemui di sela-sela acara, kadis Kesehatan Kahupatem Kupang  Robert Amheka berjanji untuk mengusahakan pengembangbiakan bantuan 100 ekor sapi yang dipercayakan kepada mereka. Ia juga menyanggupi permintaan gubernur untuk tidak menjadikan momentum hari itu sebagai seremoni pembukaan lahan saja. Dua tahun yang lalu mereka memulai menanam kelor seluas empat hektar.

“Memang kami memiliki areal, lahan tidur yang cukup luas. Sedangkan taraf hidup masyarakat di sini masih rendah, buktinya cukup banyak penduduk tergolong miskin dan menderita stunting. Padahal kalau lahannya diolah dengan baik maka semua masalah itu pasti tidak ada. Tahun lalu juga ada rencana kerjasama pengembangan ternak dengan Pemerintah DKI di atas areal seluas 430 hektar. Namun karena tidak dilakukan, maka masyarakat di sini meminta kepada Bapak Gubernur agar Desa Fatuteta bisa dijadikan sebagai daerah percontohan program gubernur dan beliau merestuinya,” jelasnya.

Ikut mendampingi Gubernur dalam rombongan antara lain Kepala Biro Humas dan Protokol NTT, elamu Ardu Marius, Kepala Dinas Peternakan NTT, Danny Suhadi, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Miqdonth Singpehi Abolla, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT, Ferdi Jefta Kapitan, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Obet Laha dan pimpinan perangkat daerah dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang. (hms ntt)

======

Foto : Gubernur Viktor Laiskodat saat melakukan penanaman anakan di Fatuteta, Kecamatan Amabi Oefeto Kabupate Kupang? Rabu, 13 Maret 2019

Komentar ANDA?