Sabtu, 20 Oktober 2018

news flash

Hugo Pareira Serap Asprasi Masyarakat Sikka

April 9th, 2018 | by Bonne Pukan
Hugo Pareira Serap Asprasi Masyarakat Sikka
Polkam
0
Foto: Anggota MPR RI, Andreas Hugo Pareira ketika bertemu masyarakat desa Hikong, Kecamatan Talibura, Sikka untuk menyerap aspirasi masyarakat, Sabtu, 07 April 2018

NTTsatu.com – MAUMERE – Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil NTT I, Andreas Hugo Pareira, melaksanakan kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat di desa Hikong, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Sabtu 7 April 2018. Kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat ini, adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Andreas Hugo Pareira selaku Anggota Badan Pengkajian MPR RI.

Kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat ini dilakukan di aula desa Hikong dan dihadiri oleh kepala desa Hikong beserta jajarannya, Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta masyarakat sekitar 150 orang.

Dalam dialog, masyarakat menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari. Menurut Kepala Desa Hikong, Agustinus Adeo Datus, masalah  utama di Desa Hikong adalah kemiskinan dan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat.

Salah satu tokoh perempuan di desa Hikong, Lusia, yang juga adalah guru honorer di deesa itu  menyampaikan beberapa masalah pendidikan yang berkaitan dengan status guru honorer, tunjangan guru daerah (kepala sekolah), sertifikasi guru, serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang jumlahnya masih sangat rendah.

 

Keluhan lain disampaikan oleh Timo (Kepala Desa Kringa) yang menanyakan perihal pemberdayaan masyarakat melalui bantuan PKH, KIP, KIS dan Rastra.

Andreas Pareira dalam tanggapannya menekankan bahwa perihal status guru honorer sedang digodok secara matang di Badan Legislasi DPR sehingga status tenaga – tenaga honorer seperti guru, tenaga kesehatan dan tenaga administrasi yang jumlah nya 6.532 orang mendapatkan upah dan jaminan yang setimpal dengan pekerjaannya.

Andreas Pareira dalam kunjungannya kali ini juga menyerahkan bantuan dana kepada salah satu siswi untuk kebutuhan sekolah juga kepada pihak desa yang langsung diberikan kepada kepala desa untuk keperluan kantor desa. (mus)

Komentar ANDA?