Minggu, 22 September 2019

news flash

Ketua DPR Minta Pemerintah Proaktif Selesaikan RUU Perkoperasian

September 6th, 2019 | by Bonne Pukan
Ketua DPR Minta Pemerintah Proaktif Selesaikan RUU Perkoperasian
Ekbis
0
NTTsatu.com – KUPANG – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI untuk menyelesaikan pembahasan RUU Perkoperasian. Raker diagendakan pada 13 September mendatang
Bamsoet berharap RUU Perkoperasian dapat disahkan sebelum masa jabatan DPR berakhir pada 30 September 2019. Ia menjelaskan setelah disetujui di rapat kerja komisi, RUU Perkoperasian tinggal dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi undang-undang.”Sehingga, sebelum masa bakti DPR RI periode 2014-2019 berakhir pada akhir September 2019, pemerintah dan DPR RI bisa mempersembahkan Undang-Undang Perkoperasian yang baru, menggantikan Undang-Undang No 25 Tahun 1992 yang sudah tidak memadai untuk digunakan sebagai instrumen pembangunan dan kemajuan koperasi,” kata Bamsoet saat menerima Gerakan Koperasi Indonesia di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

“RUU Perkoperasian sudah sangat ditunggu para pegiat koperasi, karenanya pemerintah yang diwakili Kementerian Koperasi dan UKM juga harus proaktif hadir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI,” imbuh dia.

Dalam pertemuan itu hadir Ketua Umum Induk Koperasi Veteran Republik Indonesia Mayjen TNI (purn) Riamzi, Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren Mohamad Sukri, Ketua Umum Gabungan Koperasi Tempe Tahu Indonesia Aip Syarifuddin, Ketua Umum Induk Koperasi An-Nisa Muslimat NU Syarifah Hidayati, Sekretaris Umum Induk Koperasi Kepolisian Negara Republik Indonesia Irjen Pol (purn) Boedhi Santoso, Sekretaris Umum Induk Koperasi Karyawan Sarjono Amsan, dan Sekretaris II Koperasi Syariah se-Indonesia Emalia Tanjung. Selain itu, juga hadir Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah. (*/bp)

======
Foto: Ketua DPR Bambang Soesatyo menerima Gerakan Koperasi Indonesia (Dok. DPR RI)

Komentar ANDA?