Selasa, 11 Desember 2018

news flash

Ketua PKK NTT Berikan Apresiasi Kepada Peserta Jambore

September 18th, 2018 | by Bonne Pukan
Ketua PKK NTT Berikan Apresiasi Kepada Peserta Jambore
Sosbud
0

NTTsatu.com -KUPANG – Ketua PKK NTT Julie Laiskodat memberikan  apresiasi atas partisipasi peserta Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu tingkat NTT tahun 2018. Jambore yang digelar di alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Selasa (18/090) dengan parade yang lebih menunjukan tingginya nilai kebudayaan yang ada di NTT.

Target perserta jambore Kader PPK dan Kader Posyandu tingkat Provinsi NTT tahun 2018 hanya 286 peserta namun yang hadir lebih dari 352 peserta sehingga partisipasi jamboree kali ini sangat tinggi.

Ketua PKK NTT, Julie Laiskodat, pada pembukaan jambore Kader PKK dan Kader Pusyandu tingkat Provinsi NTT, menyampaikan Parade yang ditampilkan oleh 352 peserta dari 22 Kabupaten/kota di NTT lebih menunjukan tingginya nilai kebudayaan yang sudah diwariskan oleh nenek moyang kita, sehingga ini perlu dijaga dan dilestarikan sehingga kebudayaan kita tetap menjadi kebanggaan kita, dan memang kebudayaan kita ini sangat dikagumi di tingkat Nasional maupun Internasional.
Apresiasi yang tinggi bagi peserta karena telah berpartisipasi aktif dalam memeriahkan Jambore kader PKK dan Kader Posyandu tingkat NTT tahun 2018 ini, dengan parade yang cukup menarik, ternyata kita juga dapat bersaing di tingkat Nasional, kita hanya butuh polesan sedikit saja dengan kepercayaan diri.

“Kita harus menjaga kekayaan kebudayaan kita dengan baik, kita sangat diberkati dengan kebudayaan dan kekayaan alam yang begitu indah, nilai jual kita adalah kebudayaan, kita harus mempertahankannya”, tegas Julie.

Menurutnya, kader PKK dan Kader Pusyandu adalah ujung tombak kesejahteraan dalam rumah tangga khususnya dan masyarakat umumnya, kader harus berperan aktif dalam setiap kegiatan dimasyarakat, seperti masalah kekerasan dalam rumah tanggal, kesehatan Ibu dan Bayi benar-benar diproritaskan sehingga terciptalah kemakmuran.

Kader PKK dan Kader Pusyandu juga merupakan garda terdepan untuk menghilangkan julukan yang menyatakan bahwa NTT merupakan Provinsi termiskin dan terbodoh di Indonesia.

“Saya sangat berharap dengan adanya kegiatan Jambore tersebut, seluruh ketua PKK tingkat Kabupaten/Kota benar-benar memberikan dukungan dan kontribusi besar bagi kemajuan daerah tercinta ini dalam bentuk apapun untuk kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (amb)

 

Foto. wagub NTT di saksikan ketua PKK NTT menyematkan tanda peserta kader PKK dan Kader Posyandu

Komentar ANDA?