Kamis, 21 November 2019

news flash

Kurang Promosi, Audisi Indonesia Idol Tidak Direspons Anak Muda NTT

September 27th, 2017 | by Bonne Pukan
Kurang Promosi, Audisi Indonesia Idol Tidak Direspons Anak Muda NTT
Hiburan
0
Foto: Forum Harmoni saat jumpa pers yang digelar di Aula kantor RRI kupang, Selasa (26/9)

NTTsatu.com – KUPANG – Ajang audisi Indonesia Idol yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia umumnya dan NTT khususnya tidak mendapatkan respon yang baik dari kaum muda NTT. Hal ini terjadi karena minimnya promosi.

Setelah beberapa minggu dibuka di NTT  namun sampai saat ini animo kaum muda sangat minim. Peserta yang mendaftar di Audisi Indonesia idol tersebut baru mencapai 64 peserta dari yang ditargetkan oleh panitia sebanyak 200 peserta.

Sebenarnya even tersebut merupakan ajang dimana anak muda mengunjuk gigi karena anak-anak NTT memiliki bakat yang cukul baik dalam hal tarik suara. Buktinya, dua orang muda NTT menjadi juara di even besar nasioanal yakni Andmes Kamelang  di Indonesia Idol dan Mario Klau di The Voice Indonesia.

Ketua Forum Harmoni Adriana Kalla dalam jumpa pers yang dilakukan di Aula kantor RRI kupang, Selasa (26/9), mengatakan sampai saat ini peserta yang mendaftar untuk Audisi indonesia Idol baru mencapai 64 peserta dari target panitia 200 orang. Dengan keadaan tersebut panitia sangat menyesalkan kepekaan anak muda di NTT dalam melihat peluang yang baik untuk bersaing dengan anak muda di Nasional.

“Anak muda NTT tidak melihat peluang untuk bersaing di Nasional, padahal ajang Audisi Indonesia Idol tersebut merupakan peluang bagi kaum muda berbakat dalam hal tarik suara namun sampai saat ini anak muda tidak merespon even berskala nasional tersebut,” jelas Adriana.

Panitia memaklumi minimnya peserta yang mendaftar di ajang audisi Indonesia Idol tersebut karena salah satu persyaratannya yang cukup rumit yakni peserta harus merekam suara tanpa diiringi musik dan dikemas dalam satu vedeo dan dikirimkan kepada panitia.

Adapun beberapa syarat dalam Audisi tersebut yakni, Warga negara Indonesia (WNI), umur 16-27 tahun, memiliki KTP tetap dan

Akapela (merekam suara tanpa musik) dengan dua versi yakni musik Slow dan beat cepat.

“Memang salah satu syarat dalam mendaftar di audisi indonesia idol menjadi hal yang cukup sulit namun kami pastikan peserta bisa memaklumi itu sebagai tantangan yang harus dilalui sehingga bisa bersaing dengan peserta lain nantinya,” jelasnya.

Lanjutnya, penutupan Audisi Indonesia Idol tersebut tinggal satu minggu lagi yakni pada 5 oktober yang akan datang dan panitia sangat berharap kaum muda dapat memenuhi kuota yang telah ditargetkan sehingga dapat mendaftarkan diri di tempat yang sudah diinformasikan lewat beberapa Radio di Kupang yang bekerja sama dengan RCTI pusat sebagai penyelenggara Ajang Indonesia Idol tersebut.

Fatry sapala Salah satu anak muda di kota Kupang merespon tidak adanya informasi atau pemberitahuan bahwa di Kupang akan ada ajang Audisi indonesia Idol padahal ini merupakan Even yang sangat besar yang  di tunggu-tunggu oleh anak muda.

“Saya tidak pernah melihat ada informasi mengenai Audisi Indonesia Idol padahal ini merupakan even yang sangat besar yang dilaksanakan di Kupang. Tidak ada informasi yang kami terima. Kami di Kupang saja tidak tahu apalagi mereka yang kabupaten yang tidak dapat mendengarkan Radio,” kata Fatry.

Lanjutnya, panitia harus melihat ini sebagai ajang yang cukup besar bagi NTT dan harus mensiasatinya untuk bagaimana memberikan informasi yang baik dan tersampaikan kapada masyarakat di kota maupun di kabupaten karena di kabupaten-kabupaten banyak sekali potensi  suara-suara indah yang di miliki NTT.

Semua informasi untuk ajang Audisi Indonesia Idol diinformasika lewat radio yang ada di Kupang seperti Radio RRI kupang, Suara Kupang, SKFM, DMWS dan Tirilolok. Panitia memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang baik melalui Radio-radio tersebut.

Informasi lanjutan bagi peserta yang mendaftar, Audisi akan diselenggarakan di gedung Aula El Tari Kupang pada tanggal 6 – 8 oktober 2017 mendatang. Sedangkan Green akan di lakukan di alun-alun Rumah jabatan Gubernur NTT. (Ambu).

Komentar ANDA?