Sabtu, 20 Januari 2018

news flash

LP Tempat Pembinaan dan Pendidikan

Januari 9th, 2018 | by Bonne Pukan
LP Tempat Pembinaan dan Pendidikan
Hukrim
0
Foto: Yoseph Nae Soi, Staf Ahli Kementerian Hukum dan HAM RI foto bersama warga binaan di LP Maumere, Senin, 08 Januari 2018

NTTsatu.com – MAUMERE – Staf Ahli Kementerian Hukum dan HAM RI, Yoseph Nae Soi berkesempatan mengunjungi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Maumere, Senin, 08 Januari 2018. Dia berdialog dan mendengarkan masukan dari para penghunu LP.

“Warga binaan harus menyadari bahwa tempat ini menjadi tempat pembinaan dan pendidikan agar bisa menyadari apa yang telah dilakukan sebelumnya dan berusaha untuk memperbaiki diri sehingga setelah bebas dari tempat ini bisa berbaur dengan masyarakat tanpa merasa rendah diri. Sekarang LP sudah berubah bukan lagi “penjara” tetapi tempat pembinaan dan pendidikan,” kata Nae Soi.

Nae Soi yang juga calon wakil Gubernur bersama calon gubernurnya Viktor Laiskodat ini

menjelaskan, tahun lalu Kementerian Hukum dan HAM RI merekrut sebanyak

17.000 PNS untuk ditempatkan di LP di seluruh Indonesia termasuk 326 orang di NTT.

“Kalau dilihat memang jumlahnya sangat besar tetapi masih juga kurang untuk melayani para Napi yang ada di LP maupun Rutan-rutan di seluruh Indonesi, karena itu akan ada penambahan bertahap.

Dia juga memuji kinerja para pegawai di LP yang rela bekerja hingga lupa waktu. “Ini fakta yang saya temukan ketika datang ke beberapa LP di seluruh Indonesi,” katanya.

Saat ini lanjut Yoseph yang juga masuk dalam tim revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 yang mengatur tentang proses permohonan remisi. PP ini harus direvisi karena selama ini prosesnya sangat panjang dan bahkan sering berkas-berkas itu tidak sampai di Kementerian.

“Kita berharap dalam beberapa bulan ke depan ini PP 99 itu sudah selesa direvisi yang kini tinggal penyempurnaan konsiderans. Jika itu sudah direvisi maka semuanya akan dilakukan secara olnine. Misalnya Kepala LP Maumere memhon remisi untuk napi disini langsung dikirim secara online dan kemudian akan diperoleh jawaban secara online juga. Kita ini memutuskan rantai birokrasi yang panjang itu,” katanya.

Kepala LP Maumere, Parman Seran menjelaskan, saat ini jumlah napi di LP Maumere sebanyak 137 orang yang dilayani oleh 22 Pegawai. Jumlah ini memang masih sangat terbatas sehingga dia memohon agar ada tambahan tenaga untuk LP Maumere. (bp)

Komentar ANDA?