Rabu, 12 Desember 2018

news flash

Mahasiswi Lembata Bunuh Bayinya Usai Melahirkan

Desember 3rd, 2018 | by Bonne Pukan
Mahasiswi Lembata Bunuh Bayinya Usai Melahirkan
Hukrim
0

NTTsatu.com — KUPANG — Seorang mahasiswi asal Lembata di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, tega membunuh bayi yang baru dilahirkan, Rabu (7/11). Bayi tak berdosa ini diduga ditikam ibunya berinisial NI yang masih berstatus mahasiswi semester tiga di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kupang. Kasus yang terjadi tangal 7 November 2018 itu direkonstruksi hari ini, Selasa, 03 Desember 2018.

Perbuatan tak terpuji mahasiswi berusia 18 tahun ini, diketahui ketika ibu kos beserta tante pelaku mengantarnya ke rumah sakit umum S.K Lerik kota Kupang untuk menjalani perawatan. Sadisnya, menurut pengakuan para petugas parkiran rumah sakit yang namanya tidak mau disebutkan, bahwa bayi malang ini dimasukkan ke kantong kresek.

Ketika diperiksa petugas medis, tubuh bayi berjenis kelamin perempuan ini terdapat beberapa luka tusukan diduga akibat benda tajam. Pihak rumah sakit langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad bayi malang ini langsung dibawa ke ruang pemulasaran jenazah untuk dilakukan autopsi. Sementara ibunya dibawa dari rumah sakit umum S.K Lerik ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, guna menjalani perawatan serta pemeriksaan intensif.

“Sekarang yang bersangkutan sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit sini, jadi untuk tindakan selanjutnya kita akan melakukan autopsi terhadap bayinya sendiri. Sedangkan yang bersangkutan untuk lebih lanjutnya kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara, untuk penanganan lebih lanjut kami rencana mau autopsi malam ini terhadap bayinya,” kata KBO Satreskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan Pasek Sujana seperti dirilis Diantimur.com.

Menurutnya, saat ini masih dilakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa orang saksi. Tidak menutup kemungkinan aka ada saksi lain yang akan diambil keterangan.

“Sementara kami masih lakukan penyidikan, ada beberapa saksi yang kami ambil keterangannya. Pacar bersangkutan masih di kampung di Lembata,” ujar Ipda I Wayan Pasek Sujana. (*/bp)

=======

Foto: Rekonstruksi kasus pembunuhan bayi oleh ibunya (tengah baju hitam) asal Lembata di Kupang, 03 Desember 2018

Komentar ANDA?