Kamis, 24 Mei 2018

news flash

Masalah Perbatasan Ngada Matim Harus Segera Diselesaikan

April 20th, 2018 | by Bonne Pukan
Masalah Perbatasan Ngada Matim Harus Segera Diselesaikan
Hukrim
0
Foto: Cawagub NTT, Yosef Nae Soi ketika berkampanye di aula gedung Paroki St Maria Assumpta Maronggela, Kecamatan Riung Barat, Kamis, 19 April 2018

NTTsatu.com – BAJAWA – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Viktor Laiskodat dan Yosef Nae Soi (Victory-Joss) memastikan jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2018-2023, mereka akan secepatnya menyelesaikan masalah perbatasan antara Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur yang terkatung-katung penyelesaiannya hingga saat ini.

“Masalah perbatasan antara kabupaten itu menjadi kewenangan dan tanggungjawab pemerintah provinsi. Karena itu kami pasti akan secepatnya menyelesaikan masalah tapal batas natara kedua kabupaten ini,” tegas Yosef Nae Soi dalam kampanye terbatas di Maronggela, Kecamatan Riung Barat, Kamis, 19 April 2018.

Menurut Yosef yang juga putera Ngada ini, masalah perbatasan antara kedua kabupaten itu semestinya sudah diselesaikan, namun penyelesaiannya harus langsung di lokasi bersama masyarakat dengan ritual adat, bukan penyelesaian itu dilakukan di kota Bajawa.

“Masa mau selesaikan masalah perbatasan harus duduk dan bicara di Bajawa. Kita harus turun dan duduk bersama masyarakat di daerah perbatasan kemudian melakukan ritual adat sehingga bisa diselesaikan dengan baik. Pertemukan semua pihak dan kita bicara dari hati ke hati kemudian lakukan ritual adat,” tandasnya.

Terkait hutan lindung yang selalu dipersoalkan masyarakat termasuk di wilayah Riung Barat ini, Yosef menjelaskan, hal yang utama harus diperhatikan adalah tidak bisa mengusir masyarakat keluar dari hutan lindung itu. Masyarakat yang sudah lama hidup di lokasi itu harus dilindungi bukan pemerintah malah melindungi hutan dan mengusir masyarakat.

Foto: Masyarakat Maronggela dan sekitarnya ketika menghadiri kampane terbatas Cawagub NTT, Yosef Nae Soi di aula gedung Paroki St Maria Assumpta Maronggela, Kecamatan Riung Barat, Kamis, 19 April 2018

“Masa pemerintah mengusir masyarakat keluar dari hutan lindung kemudian memelihata moyet di hutan itu. Biarkan masyarakat tetap disitu dan pemerintah mencari hutan lain untuk lindungi.Jika kami terpilih, kami pastikan akan melindungi masyarakat bukan mengusir mereka keluar dari hutan,” tegasnya. (bp)

Komentar ANDA?