Kamis, 26 April 2018

news flash

Massa Paket Tabir Serbu Kota Borong

Januari 11th, 2018 | by Bonne Pukan
Massa Paket Tabir Serbu Kota Borong
Polkam
0
Foto: Para pendukung paket Tabir ketika mengantar pasangan bacabup dan bacawabup Manggarai Timur ini untuk mendaftar di KPU, Rabu, 10 Januari 2018

NTTsatu.com – BORONG – Pilkada Manggarai Timur (Matim) kian memanas. Ribuan massa pendukung bakal calon ( balon)  Bupati Tarsi Sjukur dan Wakil Bupati Yos Byron Aur dikenal paket Tabir menggunakan  kendaraaan roda dua dan empat memadati  beberapa titik jalan utama di Borong ibu kota Matim, Rabu, 10 Januari 2018.

Pantauan NTTsatu.com masa yang datang dari 9 kecamatan membludak memadati setiap sudut jalan kota Borong diperkirakan kendaraan konvoi sepanjang kurang lebih 3 Km mengarak paket Tabir mengelilingi kota Borong hingga sampai  di gedung kevikepan Borong  Matim untuk dilakukan

Deklarasi dukungan tiga partai untuk Paket Tabir.

Saat pendaftaran, paket Tabir dengan berbusana adat Manggarai berjalan kaki  diarak oleh grup “ronda”  tari tradisional menuju gedung KPUD Matim.

Paket Tabir sendiri diusung oleh tiga partai yakni partai PKB, PKPI dan Hanura dengan total perolehan 6 kursi DPRD Matim.

Seuasai melakukan pendaftaran kepada awak media saat konferensi pers, balon Bupati  Tarsi Sjukur menyampaikan bahwa massa yang hadir dari 9 kecamatan tersebut merupakan masa yang datang dengan swadaya mereka sendiri.

“Semua biaya transportasi ditanggung secara swadaya, tim hanya menyediakan makan dan minum bagi pendukung tabir yang hadir,” jelasnya.

Dia memperkirakan masa yang hadir sekitar 8000  orang, dilihat dari kondisi yang ada bisa melebihi jumlah tersebut.

Sementara ketua Partai Hanura Mensi Anam saat dimintai komitmenya terkait dukungan atas paket Tabir, dia mengatakan paket Tabir merupakan pemimpin yang berkarakater.

“Mereka memimpin pakai hati dan punya banyak pengalaman  untuk memimpin pembangunan di Matim,” jelasnya.

Ditambahkan Yohanes Rumat ketua PKB Manggarai Timur, paket Tabir  menginginkan rebut kursi eksekutif di Matim  karena penyelenggara pembangunan adalah eksekutif  sementara tugas DPRD hanya menyuarakan aspirasi rakyat di DPRD untuk pembangunan Matim yang lebih baik. (mus)

Komentar ANDA?