Senin, 23 Juli 2018

news flash

Pasukan Berkuda Iringi Alex-Stef ke KPU Sikka

Januari 10th, 2018 | by Bonne Pukan
Pasukan Berkuda Iringi Alex-Stef ke KPU Sikka
Opini
0
Foto: Pasukan berkuda mengiringi perjalanan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka Alexander Longginus dan Fransiskus Stephanus Say menuju Kantor KPU Sikka untuk melakukan pendaftaran, Rabu (10/1)

NTTsatu.com – MAUMERE – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka Alexander Longginus dan Fransiskus Stephanus Say (Alex-Stef) mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sikka pada hari terakhir, Rabu (10/1). Pasukan berkuda mengiringi Alex-Stef ke Kantor KPU Sikka.

Pasangan balon yang didukung PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan PAN ini mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna merah, yang sempat populer dan familiar di masa Jokowi dan Ahok sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta. Cukup banyak pengurus PDI Perjuangan yang juga mengenakan seragam khas partai banteng bermoncong putih itu.

Alex-Stef berangkat dari Sekretariat PDI Perjuangan di Jalan Wairklau Maumere. Bersama pimpinan dan pengurus partai koalisi, relawan, simpatisan serta jejaring kerja, keduanya berjalan kaki saja ke Kantor KPU Sikka yang terletak di Jalan Eltari Dalam. Perjalanan menempuh kurang lebih 3 kilometer ini dikawal Satuan Polantas Polres Sikka.

Tampak dalam konvoi Ketua DPC Partai Gerindra Marcelinus Litong, Ketua DPC PAN Philips Fransiskus, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Emanuel Kolfidus, sejumlah anggota DPRD Sikka dari partai koalisi, Ignatius Henyo Kerong, Bernadus Teng Karwayu, Fransiskus X. Sura, serta ratusan pendukung dan simpatisan yang datang secara sendiri-sendiri.

Empat ekor kuda yang mengiringi Alex-Stef didatangkan khusus dari Kecamatan Nita, wilayah kecamatan yang selama ini dikenal sebagai basis PDI hingga PDI Perjuangan. Pada Pemilu 2014 lalu, Partai Gerindra berhasil mendongkrak suara di kecamatan ini.

Kehadiran empat ekor kuda ini mengundang daya tarik tersendiri. Penunggangnya mengenakan baju kemeja berwarna putih dipadu kain adat yang dalam bahasa setempat disebut lipa. Para penunggang kuda tidak mengenakan pelana. Punggung kuda hanya dialas kain sarung.

Sebagaimana diketahui kuda merupakan simbol adat dan budaya masyarakat Kabupaten Sikka yang sering dihadirkan pada acara-acara adat seperti pernikahan, kematian, dan lain-lain. Binatang ini juga adalah lambang perjuangan dan peperangan.

Tiba di Kantor KPU, Alex-Stef bersama pendukungnya diterima Ketua KPU Sikka Vivano Bogar dan komisioner lainnya. Alexander Longginus yang juga adalah Ketua DPC PDI Perjuangan melakukan registrasi pada pukul 12.49 Wita. Dan selanjutnya mengikuti proses pendaftaran melalui rapat terbuka yang dipimpin Vivano Bogar.

Setelah penyerahan berkas pendaftaran, Tim Teknis Verifikasi langsung melakukan verifikasi atas berkas Alex-Stef. Setelah kurang lebih 3 jam, KPU Sikka menyatakan Alex-Stef telah memenuhi syarat untuk proses selanjutnya dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2018.

Sebelum menuju ke KPU Sikka, Alex-Stef di bawah Koalisi Kerja Merah Putih menggelar ibadah sabda bersama di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka. Ibadah sabda bersama ini dipimpin Pater Hubert Thomas, SVD. Dalam khotbah singkatnya, Pater Hubert Thomas mengatakan Sikka membutuhkan pemimpin visioner dengan konsep dan gagasan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Di akhir ibadah sabda itu, Pater Hubert Thomas memberikan berkat khusus kepada Alexander Longginus dan Stephanus Say. Restu kepada Alex-Stef ini juga datang dari sesepuh PDI Perjuangan EP da Gomez, serta Marcelinus Litong dan Philips Fransiskus. (vic)

Komentar ANDA?