Selasa, 21 Mei 2019

news flash

Pemerintah Harus Mampu Menjadi Pasar

April 27th, 2019 | by Bonne Pukan
Pemerintah Harus Mampu Menjadi Pasar
Ekbis
0
Foto: Gubernur NTT, Viktor Laiskodat saat berdialog dengan pengurus KSP TLM di ruang kerja Gubernur, Jumat, 26 April 2019

NTTsatu.com – KUPANG –  Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, pemerintah harus mampu menjadi market (pasar) yang selalu siap membeli dan menampung hasil pertanian masyarakat.

“Saya sekarang sedang mendorong secara serius agar pemerintah, baik Provinsi maupun kabupaten kota di NTT mampu menjadi market bagi setiap hasil pertanian yang sudah siap dipasarkan,” kata gubernur saat bertemu dengan badan pengurus Koperasi Simpan Pinjam Tanoba Laismanekat (KSP-TLM) di ruang kerja Gubernur, Jumat,  26 April 2019.

Ditegaskannya, Gubernur,  para Bupati/Walikota se – NTT,  Camat,  Kepala Desa,  Para Kepala Dinas, bahkan Anggota Dewan sekalipun harus membeli setiap produk yang dihasilkan oleh para petani. Karena hal itu mampu meningkatkan semangat kerja dari petani itu sendiri. Mereka tidak perlu berjalan jauh dan tidak berlama – lama saat memasarkan hasil pertanian mereka.

Foto: Ketua KSP TLM Semuel V. Nitti saat berjabatan tangan dengan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di ruang kerja gubernur

Mantan ketua fraksi partai Nasdem ini tampak begitu bersemangat saat bicara soal pertanian di NTT. Menurutnya, ada tiga  syarat penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin,  yakni Cerdas, Peduli dan Berani mengambil keputusan.

“Dengan membeli produk pertanian dari para petani, itu berarti kita sudah memenuhi salah satu kriteria menjadi seorang pemimpin yakni Peduli”, katanya.

Gubernur Laiskodat yang didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi NTT juga berharap agar KSP-TLM mampu menangkap peluang usaha yang ada di NTTsaat ini.

“Banyak tempat yang indah di NTT. Tetapi saya belum melihat baik sebagai perorangan maupun kelompok, mampu memanfaatkan keadaan ini.  Contoh kecil saja,  saat ini kita mempunyai bendungan Raknamo yang sangat megah di kabupaten kupang. Tetapi kita tidak tertarik untuk berwirausaha di tempat itu,” kata gubernur.

Sementara itu, ketua KSP-TLM, Semual V. Nitti mengatakan, kehadiran mereka beraudiens adalah ingin mengundang gubernur menghadiri RAT KSP-TLM yang akan digelar pada tanggal 04 Mei 2019 mendatang dengan salah satu agendanya adalah mengubah status KSP-TLM yang saat ini adalah koperasi simpan pinjam menjadi koperasi jasa. (hms ntt)

Komentar ANDA?