Rabu, 12 Desember 2018

news flash

Pemkab  Sikka  Siapkan Pinjaman  Pendidikan Rp  20 Miliar Tanpa Bunga

Desember 2nd, 2018 | by Bonne Pukan
Pemkab  Sikka  Siapkan Pinjaman  Pendidikan Rp  20 Miliar Tanpa Bunga
Pendidikan
0

MAUMERE—Kabar bagi warga  Kabupaten  Sikka  di Pulau   Flores, Propinsi  Nusa  Tenggara  Timur  (NTT), yang mengalami kesulitan biaya melanjutkan  ke jenjang pendidikan tinggi.

Mulai  tahun  anggaran 2019,  Pemkab  Sikka menyediakan  pinjaman tanpa bunga  membiayai pendidikan tinggi.  Dana disiapkan  pada tahun pertama  Rp 20  miliar  akan dibayar kembali setelah tamat  kuliah.

“Ini namanya dana  adat. Pinjaman  tanpa bunga dikembalikan  setelah selesai kuliah,” ujar  Bupati Sikka, Fransiskus  Roberto Diogo,  pada pembukaan konsultasi  publik  rancangan  awal  RPJMD   Kabupaten  Sikka  2018-2023, Jumat  (30/11/2018) di Aula Sikka  Convention Center  (SCC) Maumere.

Ia  menambahkan, pinjaman  dana adat disimpan di Bank NTT. Mekanisme pencairanya   disesuaikan  kebutuhan perkuliahan. Misalnya ketika   melakukan registrasi dan pendaftaran  ulang  setiap  semester, dana  itu  bisa dicairkan.

Menurut  Roby,  pinjaman  dana  adat itu  sudah dikonsultasikan dengan  Gubernur NTT, Viktor  Laiskodat dalam RUPS  Bank  NTT di  Kupang.

“Pemerintah   propinsi   setuju,  kita  juga tidak  rugi. Kita justru untung besar, dana  diendapkan di  bank dapat  bunga.  Rakyat butuh  dana  pendidikan  sudah tersedia.  Kelak mereka  menjadi  orang  cerdas      bangun masa depan lebih baik,” ujar Roby,  sapaan  Fransiskus  Roberto    Diogo seperti dirilis poskupang.com.

Rapat konsultasi  publik  rancangan awal RPJMD  Sikka diselenggarakan Bapelitbang  Sikka  dihadiri  Kepala Bapelitbang   Sikka, Alvin  Parera,  Sekda, dr. Valens  Tupen, mantan  Bupati  Sikka   Drs. Yosef Ansar Rera, mantan Ketua  DPRD  Sikka,   Rafael  Raga,  pimpinan  OPD dan  berbagai  elemen masyarakat  Sikka. (*/bp

=======

Foto: Bupati   Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo, menyalami masyarakat  Watuliwung,  Kecamatan  Kangae, Kabupaten  Sikka saat berkunjung ke desa itu pekan lalu. (ist

Komentar ANDA?