Kamis, 24 Mei 2018

news flash

Polisi Bentang Police Line di Badan Crossway Dagemage Yang Roboh

Januari 11th, 2018 | by Bonne Pukan
Polisi Bentang Police Line di Badan Crossway Dagemage Yang Roboh
Ekbis
0

NTTsatu.com – MAUMERE– Satuan Polisi Lalulintas Polres Sikka, Kamis (11/1) siang membentang police line di areal Crossway Dagemage yang roboh di Nangarasong Desa Kolisia Kecamatan Magepanda. Tindakan ini dilakukan untuk mengantisipasi jatuhnya korban pada badan jembatan penyeberangan itu.

Kasat Lantas Polres Sikka Frid Mada yang ditemui di lokasi kejadian, Kamis (11/1), menjelaskan dia mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwa pada crossway yang masih utuh, di bagian bawahnya sudah terjadi rongga. Kondisi itu, sewaktu-waktu bisa membuat crossway tersebut roboh dan bisa membahayakan manusia atau kendaraan yang berada di sekitar tempat itu.

“Kalau kita lihat sepintas bagian permukaannya masih bagus, tetapi di bagian bawah sudah keropos, semacam membentuk rongga tanpa penopang. Dan ini sangat membahayakan. Jadi kami bentang police line untuk antisipasi. Saya imbau kendaraan atau manusia tidak perlu berada di sekitar itu,” jelas dia.

Frid Mada berada di lokasi Crossway Dagemage menyusul informasi jembatan penyeberangan tersebut roboh menyusul banjir badang yang terjadi Rabu (10/1). Dia tiba di lokasi kejadian bersama Kasat Intel Polres Sikka Silfianus Hardy dan Kapolsek Nita Sungkono.

Di lokasi robohnya crossway, Frid Mada sempat melihat sejumlah warga sekitar yang sedang membantu memperlancar arus lalulintas pada jalan alternatif yang dibuka atas inisiatif warga. Frid Mada memberikan apresiasi kepada warga setempat. Dia pun mengimbau agar warga tidak melalukan pungutan liar kepada para pelintas jalan.

Frid Mada menambahkan Satuan Polantas Polres Sikka akan terus memantau situasi arus lalulintas yang terjadi pada ruas Jalan Trans Flores di jalur pantai utara (pantura). Pihaknya setiap saat akan berkoodinasi dengan kepolisian sektor setempat guna memastikan jalur pantura tetap dalam kondisi yang aman, lancar dan tertib.

Pantauan media ini, polisi membentang police line melingkar di sekitar crossway yang roboh. Bentangan police line kurang lebih sekitar 20 meter, termasuk memberikan batasan yang jelas antara bekas patahan jembatan penyeberangan dan jalan alternatif yang dibuka tidak jauh dari crossway.

Sebagaimana diberitakan, hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Megepanda, Rabu (10/1) siang, mengakibatkan banjir badang di beberapa sungai. Kali Dagemage di Nangarasong Desa Kolisia pun meluap mengakibatkan Crossway Dagemage roboh. Robohnya jembatan penghubung ini menyebabkan jalur pantai utara (pantura) terputus dan bakal terisolir.

Crossway ini letaknya kurang lebih 18 kilometer dari Kota Maumere, persis pada batas antara Desa Kolisia dan Desa Kolisia B. Ini adalah ruas jalan pantura Trans Flores yang menghubungkan Kota Larantuka di ujung timur Flores hingga Labuan Bajo di ujung barat Flores. (vic)

Komentar ANDA?