Selasa, 11 Desember 2018

news flash

Robert Simbolon: Jangan Salah Gunakan Kekuasaan

Juli 21st, 2018 | by Bonne Pukan
Robert Simbolon: Jangan Salah Gunakan Kekuasaan
Polkam
0

NTTsatu.com – KUPANG – Penjabat gubernur NTT, Robert Simbolon mengingatkan setiap pejabat yang dipercayakan memegang sebuah jabatan untuk tidak salah gunakan kekuasaan sebagai pejabat tetapi menggunakan jabatan itu untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan itu disampaikannya ketika melantik penjabat Bupati Sikka, Florianus Mekeng. Mekeng dipercayakan dalam jabatan itu karena bupati Sikka Yoseph Ansar Rera dan wakilnya Paolos Nong Susar telah mengakhiri masa jabata mereka pada tanggal 19 Juli 2018 lalu.

Acara pelantikan di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT Jumat, 20 Juli 2018 itu tidak dihadiri oleh Yoseph Ansar Rera dengan alasan tidak mendapatkan tiket penerbangan dari Maumere ke Kupang.

Pada kesempatan itu, penjabat Gubernur NTT ini juga menyampaikan bahwa jangan pernah salah mengggunakan kekuasaan dalam memimpin karena kekuasaan hanya milik Tuhan. Beliau mengapresiasi Bupati sikka karena tidak semena-mena dalam menggunakan kekuasaan meskipun beliau sangat membutuhkan tiket pesawat pagi tadi.

“Jangan pernah menggunakan kekuasaan semena-semena, kekuasaan hanya kepada Allah tidak kepada manusia rendah seperti kita,” ungkap Robert.

Menurut Robert asumsi yang dapat ditarik dari kejadian yang dialami Bupati adalah pembangunan yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati 5 tahun kemarin sungguh sangat berkontribusi dalam membaiknya perekonomian masyarakat kabupaten Sikka.

Robert juga mengatakan bahwa dengan membaiknya perekonomian masyarakat NTT maka akan dengan sendirinya menghapus stigma orang luar yang berpikir bahwa NTT adalah singkatan dari “Nanti Tuhan Tolong” dan kedepannya akan menjadi “Nusra Tanah Terjanji”.

Terkait pelantikan Penjabat Bupati Sikka Robert mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah ini dilakukan untuk mengisi kekosongan pemerintahan di kabupaten Sikka sembari menunggu Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilantik.

“Kalau ada orang yang tanya sampai kapan penjabat bupati Sikka menjabat maka jawabannya sampai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilantik, dan kapan pelantikannya hanya Tuhan yang tahu karena hingga saat ini belum ada jadwal pasti kapan pelantikan akan dilaksanakan,” ujar Robert.

Robert juga menambahkan bahwa mantan Gubernur Frans Lebu Raya dalam mengisi kekosongan kepemerintahan kabupaten Sikka telah mengusulkan 3 orang nama calon penjabat bupati Sikka kepada menteri, dan Drs. Mekeng Florianus dipilih menjadi penjabat bupati sikka karena dianggap telah memenuhi persyaratan dan di percaya mampu untuk memimpin masyarakat Sikka.

Robert Simbolon juga menitipkan amanah kepada penjabat Bupati Sikka untuk menjadi penjabat yang baik dan juga harus memiliki karakter yang kuat. Penjabat Bupati juga harus memiliki tanggungjawab atas tugas yang diberikan karena bukan hanya tanggungjawab kepada manusia tetapi juga kepada Tuhan sesuai dengan sumpah yang telah diambil.

Penjabat Gubernur NTT ini juga menambahkan penjabat Bupati harus berani, pintar, pandai serta cerdas karena persoalan di kalangan masyarakat sangat kompleks sehingga membutuhkan ilmu untuk dapat memecahkan persoalan yang terjadi.

Setelah pelantikan dilaksanakan di lanjutkan dengan penyerahan berita acara dan surat keputusan kepada penjabat bupati sikka.

Selain pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan, juga di lakukan serah jabatan ketua TP PKK dari Ny. Tibuludji kepada Ny. Theresia Mekeng oleh ibu penjabat TP PKK NTT Ny. Simbolon. (*/bp)

 

Foto; Penjabat Gubernur NTT, Robert Simbolon ketika melantik Florianus Mekeng menjadi penjabat Bupati Sikka di Kupang, Jumat, 20 Juli 2018

Komentar ANDA?