Minggu, 19 Agustus 2018

news flash

Sedang Nyenyak Tidur, Buronan Pencuri Dibekuk Polisi

Februari 13th, 2018 | by Bonne Pukan
Sedang Nyenyak Tidur, Buronan Pencuri Dibekuk Polisi
Hukrim
0
Foto: F, satu dari komplotan pencuri yang dibekuk Unit Jatras Rekrim Polres Sikka, sedang menunjukkan sejumlah barang bukti hasil pencurian, didampingi Kanit Identifikasi David Jeradu

NTTsatu.com – MAUMERE– Berakhir sudah petualangan FAS alias F, 18 tahun, warga Desa Wairblerer Kecamatan Waigete. Saat sedang tidur nyeyak di rumah temannya di dekat Hotel Solis Maumere, laki-laki tamatan sekolah menengah pertama ini dibekuk polisi, Selasa (13/2) dinihari sekitar pukul 02.00 Wita. Dia diduga terlibat dalam beberapa kasus pencurian di Kota Maumere.

Namun salah seorang rekan F yang bernama B berhasil kabur dari rumah itu. B diperkirakan sebagai otak dari sejumlah kasus pencurian bersama F. Dia berhasil melarikan diri dengan cara melompat dari jendela kamar. Sedangkan F langsung digelandang ke sel Mapolres Sikka.

Dalam penelusuran aparat keamanan, F bersama B diketahui terlibat dalam aksi pencurian di beberapa rumah. Dua buah gitar milik Thomas Ola Boli, guru pada SMK St Gabriel Maumere diboyong pada Jumat (9/2) siang. Berikutnya sebuah laptop merek Toshiba juga digondol siang-siang dari rumah seseorang di bilangan Kelurahan Waioti. Laptop dan 1 buah gitar yang masih tersimpan di rumah F diciduk langsung dibawa sebagai bang bukti.

Selain itu ada juga empat lembar kain sarung yang berhasil dicuri komplotan ini. Namun tentang kain sarung hasil curian, F mengakui tidak tahu-menahu, karena barang-barang itu dicuri oleh B seorang diri. Meskipun begitu dia mengetahui di mana barang-barang hasil curian tersebut disimpan B.

Pada Selasa (13/2) pagi hingga siang tadi, polisi menggelandang F menunjukkan beberapa tempat yang dijadikan lokasi persembunyian barang-barang curian. Polisi berhasil menemukan empat lembar sarung di rumah B. Sedangkan 1 buah gitar ternyata sudah dijual, dan akhirnya diambil sebagai barang bukti.

Ditemui ketika sedang memberikan keterangan di Unit Jatras Reskrim Polres Sikka, Selasa (13/2), tampak tangan F sedang dalam keadaan terborgol. Di ruangan itu ada juga Thomas Ola Boli yang menjadi korban aksi pencurian yang dilakukan F dan B.

F yang mengaku sehari-hari sebagai petani ini mengatakan baru pertama kali malakukan aksi pencurian. Dia beralasan nekad melakukan pencurian karena diajak B sekedar untuk bisa membeli rokok.

Hingga kini aparat kepolisian masih terus mengejar tempat persembunyian B. Beberapa lokasi telah menjadi incaran aparat kepolsiian dari Unit Jatras Polres Sikka.

Kapolres Sikka Rickson PM Situmorang pada awal tugasnya di wilayah hukum Polres Sikka, menegaskan akan fokus pada aksi pencurian yang marak terjadi di Kabupaten Sikka. Aksi pencurian yang dia maksudkan yakni pencurian di dalam rumah dan pencurian ternak.  (vic)

Komentar ANDA?