Seorang Buruh Pelabuhan di Sikka Tewas, Lompat dari Atas KM Umsini

0
235
NTTsatu.com – MAUMERE – Seorang buruh pelabuhan atau yang dikenal sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan L.Say, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT pada Sabtu (4/1/2020) malam meninggal dunia setelah tenggelam usai melompat dari atas Kapal Motor (KM) Umsini yang berlayar dari Maumere menuju Makasar.
Saat kejadian, cuaca sedang hujan disertai angin kencang dan menyebabkan laut bergelombang tinggi.
Ketua TKBM Pelabuhan L.Say Maumere, Paul Nining Pau membenarkan bahwa seorang buruh pelabuhan atas nama Yohanses Renggo (41) meninggal dunia setelah nekat melompat dari atas KM.Umsini.
“Saat itu sebenarnya kapal KM.Umsini ini belum keluar berlayar namun karena hujan dan angin kencang, kapal terpukul keluar akibat tali kapal putus. Jadi pilihannya kapal harus jalan. Masih ada barang yang masih tertinggal di dermaga,” ungkap Paul Nining Pau.
Ia mengatakan di dalam KM Umsini ada 10 orang buruh yang masih menyusun barang penumpang dan korban Renggo memilih untuk melompat. Padahal saat itu sudah dilarang oleh pihak security kapal dan teman-teman buruh namun ia memilih tetap melompat.
“Sudah dilarang security dan teman buruh namun dia pilih tetap melompat. Berenang melawan arus dan gelombang yang tinggi. Tidak tahu kenapa dia memilih untuk lompat. Padahal buruh yang lain tidak mau,” ungkap Paul Nining Pau.
Paul Nining Pau menuturkan usai terjun ke laut, korban berusaha berenang menuju dermaga yang berjarak sekitar 10 meter. Namun rupanya, ia tidak mampu menahan kuatnya gelombang laut. Ia pun lemas dan tenggelam.
“Satu rekan korban, Udin lantas terjun tolong. Buruh yang lain melempar tali kepada Udin agar bisa ditarik ke dermaga. Saat di dermaga, korban sudah lemas sehingga dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong,” jelas Paul Nining Pau.
Ia mengatakan meninggalnya buruh pelabuhan Yohanes Renggo adalah murni kecelakaan. Saat ini, jenazah Yohanes Renggo dibawa ke ruang jenazah RSUD.TC Hilers Maumere. (*/tim)

Komentar ANDA?