Rabu, 19 Juni 2019

news flash

Tahun 2019 Sumba Tengah Bebas Gizi Buruk dan Stanting.

Oktober 28th, 2018 | by Bonne Pukan
Tahun 2019 Sumba Tengah Bebas Gizi Buruk dan Stanting.
Kesehatan
0

NTTsatu.com -WAIBAKUL РDirektur RSUD Waibakul kabupaten Sumba Tengah, Dr. Oktavianus Deky, optimis tahun 2019 mendatang daerah ini bebas   dari Gizi Buruk dan Stanting.

Dokter Deky ketika di temui di ruang kerjanya, Sabtu (27/10) mengatakan, terjaminnya mutuh kesehatan masyarakat hanya dengan tersedianya tenaga medis dan obat-obatan serta fasilitas penunjang kesehatan lainnya di setiap puskesmas.

Dikatakannya, Puskesmas merupakan tempat dimana masyarakat dari penjuru manapun datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum ke Rumas Sakit Umum sehingga pihaknya harus lebih membenahi puskesmas dengan tenaga medis seperti penempatan dokter dan bidan serta fasilitas penunjang lainnya, sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan dalam hal mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

“Kami sangat memproritaskan fasilitas kesehatan di Puskesmas sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan pelayanan yang cukup memadai,” imbunya.

Terkait dengan imunisasi MR Kabupaten Sumba Tengah, Deky menjelaskan, tanggal 17 Oktober 2018 sudah 100 persen anak-anak mendapatakan pelayanan imunisasi MR dengan baik.

Gizi buruk dan Stanting.

Tren penurunan gizi buruk 4 tahun terakhir di Kabupaten Sumba Tengah mengalami penurunan yang signifikan Pada September 2018 lalu, ada 8 kasus Gizi buruk yang ditangani dengan evaluasi 90 hari Program Pemerintah sehingga dia sangat optimis tahun 2019 tidak adalagi Gizi buruk.

Sedangkan stanting ada 10 desa yang sedang di tangani dan akan dievaluasi pada awal Desember mendatang.

“Kami yakin tahun 2019 tidak ada lagi kasus Gizi buruk maupun stanting di Sumba Tengah, kenapa? Karena kami sudah sangat siap dengan tersedianya tenaga medis di seluruh Puskesmas maupun obat-obatan serta fasilitas penunjang lainnya.

“Setiap bulan kami selalu melakukan evaluasi untuk mendapatkan info-info masalah di lapangan dengan itulah kami mengukur suluruh gejala kesehatan di Sumba Tengah, ” tegasnya.

Jika mutu kesehatan dan pendidikan terjamin di seluruh pelosok Negeri maka akan melahirkan penerus bangsa yang berkarakter. (ambu)
=========

Fofo: Direktur RSUD
Waibakul, Sumba Tengah, Dr. Oktovianus  Deky

Komentar ANDA?