Kamis, 18 Oktober 2018

news flash

TKI Asal TTS Tewas Disiksa Majikannya di Malaysia

Februari 13th, 2018 | by Bonne Pukan
TKI Asal TTS Tewas Disiksa Majikannya di Malaysia
Hukrim
0
Foto: Adelina Lisao, asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten TTS, NTT, TKI yang tewas di Malaysia

NTTsatu.com – KUPANG – Lagi-lagi seorang TKI ilegal asal Nusa Tenggara Timur, meninggal dunia pada Senin (12/02) di Malaysia. Korban diketahui bernama Adelina Lisao, asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Informasi yang di peroleh media ini, sebelum korban dilaporkan meninggal dunia, korban sempat disiksa. Setelah disiksa, majikan menyuruh korban tidur bersama anjing peliharaan majikannya.

Data pribadi korban diketahui dipalsukan dengan beberapa  identitas, yakni korban berasal dari Kabupaten Kupang dan Kabupaten Belu. Sementara semua dokumen pembuatan paspor, dilakukan   disalah satu kantor imigrasi di Provinsi Jawa Timur.

Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan, Paul VR Mella ketika dihubungi, Selasa (13/02), mengakui jika korban berasal dari Oenino. Dokumen korban diduga dipalsukan karena identitasnya berasal dari Desa Tanah Merah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Seluruh dokumen identitas korban dipalsukan dan korban hilang selama tiga tahun. Sekarang kami sedang koordinasi dengan Polres, Dinas Sosial dan Pemerintah Provinsi NTT untuk secepatnya dijemput jenasah di Malaysia,” imbuhnya.

Menurut Paul, saat ini pihaknya juga sementara melakukan pengusutan terhadap orang-orang, dibalik pemalsuan seluruh identitas korban, dari Kupang hingga keberangkatannya ke Malaysia secara ilegal.

“Saat ini kami melakukan penelusuran terhadap orang-orang di balik pemalsuan identitas korban dan kami akan tindak tegas. Sekarang kami sedang berkoordinasi untuk penjemputan jenasah dari Malaysia,” tegasnya.

Informasi, saat ini jenasah korban berada di Malaysia, menunggu kepastian dari pemerintah RI, dalam hal ini pemerintah provinsi NTT dan Kabupaten TTS, untuk jenasah korban dapat dikirim kembali ke kampung halamannya. (ambu)

Komentar ANDA?