Selasa, 26 Maret 2019

news flash

Wilfrida Soik Segera Dipulangkan dari Malaysia

Maret 16th, 2019 | by Bonne Pukan
Wilfrida Soik Segera Dipulangkan dari Malaysia
Polkam
0
Foto: Wagub NTT Yosef Nae Soi foto bersama Wilfrida Soik (baju merah)dan utusan dari Kemenaker RI dan Kadis Nakertrans NTT di Johor Malaysia. (foto: ist)

NTTsatu.com – KUPANG – Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi menyatakan, Wilfrida Soik tenaga kerja wanita asal desa  Faturika Kecamatan Raimanuk  Kabupaten Belu, Nua Tenggara Timur (NTT)  akan segera dipulangkan ke kampung halamannya dari negeri Jiran Malaysia.

Kasus Wilfrida Soik  sempat hebo menyusul peristiwa yang terjadi pada tanggal 7 Desember 2010 di Johor Malaysia, Dia membunuh majikannya Yeap Seok Pen dan sempat dinyatakan akan mendapatkan hukuman mati.

Wagub Josef Nae Soi dihubungi di Kupang, Sabtu, 16 Maret 2019 mengaku dia bersama utusan Kementerian Tenaga Kerja RI dan Kadis Nakertras NTT, Sisilia Sona sudah bertemu dengan Wilfrida di Johor Malaysia. Semoga dia bisa kembali ke kampung halamannya sebelum Paskah mendatang.

Foto: Wagub NTT Yosef Nae Soi foto bersama Wilfrida Soik (baju merah) dan utusan dari Kemenaker RI dan Kadis  Nakertrans NTT di Johor Malaysia. (foto: ist)

“Kami  sempat sempat bertemu dan  dialog dengan  dia. Kondisinya sangat   sehat dan kita upayakan dia kembali sebelum Pesta Paskah,” kata Josef Nae Soi.

Wagub menjelaskan, semula  Wilfrida Soik akan menjalani  hukuman mati.  Namun pertimbangan hukum   dia  dianggap mengalami gangguan jiwa. Saat ini,  dia   dirawat di Hospital Permai di Johar Baru dan dinyatakan bebas tanggal 17 Maret  2019  besok.

Wagub juga menginformasikan, akan ada petugas dari Imigrasi, Komjen dan  RS  yang datang ke Kupang besok, Minggu, (17/03/2019 untuk mengunjungi rumah Wilfrida.  Mereka  juga  bertemu  Forkopimda di Belu,  RS  dan  instansi lain. Kehadiran mereka  melihat dari dekat suasana kampung halamannya  dan memastikan akan aman ketika Wilfrida  berada kembali bersama keluarganya.

“Setelah melakukan kunjungan ke kampung halaman Wilfrida, tim  akan kembali dan melaporkan kepada Kesultanan Kelantan,” katanya.

Dari Belu diperoleh keterangan, sebelum tim dari Imigrasi, Komjen dan  RS  datang, tim dari Nakertrans Kabupaten Belum, sudah mendatangi kampung halaman Wilfrida untuk mempersiapkan segala sesuatu sebelum tim itu datang.

Welly, staf dari Dinas Nakertrans Belu mengakui, mereka datang ke desa  Faturika Kecamatan Raimanuk. “Kami sudah datang ke desa Faturika Kecamatan Raimanukdan bersama keluarga Wilfrida mempersiakan segala sesuatu menyongsong kedatangan tim yang dipastikan akan berada di Belu, Senin, 18 Maret 2018,” kata Welly. (bp)

Komentar ANDA?