17 Orang Siswa SKO Flobamora Masih Rawat Nginap

0
139
Foto: Kepala SKO Flobamora Kupang, Lambert Hurek (ist)

NTTsatu.com – KUPANG – Sebanyak 28 siswa bukan 32 siswa Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamora Kupang yang mengalami keracunan dan sempat dirarikan ke tiga RSU di Kota Kupang, kini hanya tinggal 17 siswa yang menjalani rawat nginal. Sebelas siswanya sudah pulang ke asrama.

Kepala SKO Flobamora Kupang, Lambert Hurek yang menghubungi NTTsatu.com menjelaskan, sebanyak 28 siswa (bukan 32 siswa seperti yang diberitakan sebelumnya) mengalami keracunan saat makan lagi, Jumat, 15 September 2017.

Usai makan mereka merasa mual kemudian muntah-muntah sehingga dilarikan ke RS. Sebanyak 15 siswa dilarikan ke RS Kartini, 5 siswa di RS Bhayangkara dan 8 siswa di RS Leona.

“Jadi dari 28 siswa itu sekarang tinggal 17 yang masih menjalani perawata di RS. Di RS Kartini sebelumnya 15 kini tinggal 4 siswa saja, sementara di Bhayangkara dan Leona masih tetap,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, setelah peristiwa yang sama tahun lalu, pihak sekolah kemudian tidak lagi melakukan kerjasama dengan catring penyedia makanan, tetapi memasak sendiri di dapur asrama. Bahan mentah dipasok dari luar oleh pengelola dapur sekolah.

Lamber juga menjelaskan, pasca kejadian itu, pihak BPOM Kupang dan Dinas Kesehatan sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Pihak BPOM Kupan sudah mengambil sampel untuk diperiksa di labortaorium.

“Kita serahkan sepenuhnya masalah ini kepada semua pihak yang sudah malakukan upaya datang ke lokasi. Kita berharap pihak BPOM bisa secepatnya mengungkapkan penyebab keracunan melalui sampel makanan yang sudah mereka bawa,” katanya. (bp)

Komentar ANDA?