21.134 Balita di NTT Kurang Gizi

0
320

KUPANG. NTTsatu.com – Hingga bulan Mei 2015, jumlah Balita di seluruh NTT yang mengalami kekurangan gizi sebanhyak 21..134 orang. Dari jumlah yang ada, sebanyak 1.918 dari 330.214 balita di Nusa Tenggara Timur (NTT) menderita gizi buruk. Akibat gagal tanam dan gagal panen yang menyebabkan rawan pangan di sejumlah daerah.

Data dinas kesehatan yang ditandatangani Kepala Seksi Perbaikan Gizi Isbandrio, yang diperoleh wartawan, Senin, 29 Juni 2015 menyebutkan dari jumlah penderita gizi buruk itu sebanyak 11 balita meninggal dunia.
Penderita kurang gizi dan gizi buruk ini merata hampir di 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur. Penderita terbanyak terdapat di kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 200 balita, Kabupaten Kupang, 197 balita, dan Timor Tengah Selatan 146 balita.
“Meningkatnya kasus gizi buruk ini dipicu rawan pangan akibat gagal panen dan gagal tanam yang melanda seluruh wilayah di NTT,” kata pengamat ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Frits Fanggidae.
Dia menilai kasus rawan pangan dan gizi buruk yang terjadi sepertinya menjadi tradisi setiap tahun, karena salah kebijakan pemerintah. “Pemerintah harus segera melakukan tindakan darurat dan mengantisipasi agar masalah ini tidak memburuk,” katanya. (iki)

Komentar ANDA?