32 Orang Terjaring Miras, 3 Diantaranya Pelajar

0
163

KUPANG. NTTsatu.com – Polres Kupang Kota, Minggu (01/11/2015) sekitar pukul 01.00 dini hari, kembali menggelar operasi penertiban minum keras (miras. Polisi berhasil mengamankan sedikitnya 32 orang di sepanjang jalan di Kota Kupang.

Operasi penertiban Miras itu dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kupang Kota, Kompol Gede Arya Bawa. Polisi mengamankan 32 orang warga Kota Kupang ini, karena kedapatan sedang mengkonsumsi miras lokal jenis Sopi disepanjang jalan di Kota Kupang. Dari 32 orang yang diamankan itu 3 diantaranya pelajar dan 5 lainnya merupakan mahasiswa.

Kabag Ops Polres Kupang Kota, Kompol Gede Arya Bawa usai menggelar operasi itu kepada wartawan mengatakan, dalam operasi itu sedikitnya 32 orang yang terjaring. Dari 32 orang itu, 3 diantaranya pelajar dan 5 orang lainnya merupakan mahasiswa.

Dijelaskan Gede, 32 orang yang diamankan itu terdapat di beberapa lokasi berbeda yakni, Kuanino, Oepura, Oesapa dan beberapa lokasi lainnya.

Dikatakan Gede, operasi kali ini yang terjaring sangat sedikit dibanding dengan operasi yang dilakukan sebelumnya. Dimana, operasi sebelumnya polisi berhasil mengamankan ratusan warga dari berbagai kalangan .

Menurutnya, dari jumlah itu bisa dikatakan bahwa kesadaran masyarakat Kota Kupang sudah mulai nampak. Buktinya, operasi kali ini yang terjaring sangat sedikit. Untuk itu, dengan berkurangnya para pelaku miras ini, diharapkan Kota Kupang menjadi aman, tertib dan nyaman.
Selain yang diamankan, lanjutnya, ada beberapa barang bukti seperti 5-6 sepeda motor, miras lokal jenis sopi dan senjata tajam (sajam) yang dibawa salah satu orang ketika diamankan di Taman Nostalgia (Tamnos) ketika sedang pesta miras dengan beberapa rekan-rekannya.

Bagi mereka yang diamankan, tambah Gede, akan diberikan pembinaan secara khusus serta membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa tidak akan mengulangi perbuatan mereka lagi.

“Kami berikan pembinaan khusus dan buat surat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi. Mereka semua akan didata dan akan disimpan sebagai bukti bagi pihak kepolisian, “ katanya. (dem/bp)

====

Foto: Warga Kota Kupang ketika dirazia Polres Kupang Kota, Minggu (01/11/2015) dini hari

Komentar ANDA?