0
160

KUPANG. NTTsatu.com – Komando Resrot Militer (Korem) 161 Wirasakti Kupang, Rabu (25/11/2015) menggelar sosialisasi ekspedisi Papua Barat untuk tahun 2016. Ekspedisi itu sudah digelar oleh Makorem 161 Wiraksakti Kupang untuk ke-6 kalinya di NTT.

Kasrem 161 Wirasakti Kupang, Kolonel Inf Adrianus Suryo Agung Nugroho kepada wartawan di Makorem 161 Wirasakti Kupang Rabu (25/11/2015) menjelaskan, sosialisasi ekpedisi Papua Barat di tahun 2016 ini digelar untuk mencari peserta ekspedisi ke Papua Barat. Tujuan dilakukannya ekspedisi papua Barat, kata Nugroho, untuk dilakukan penelitian oleh masyarakat NTT baik dari kalangan mahasiswa, pelajar maupun masyarakat biasa yang hendak ikut dalam ekspedisi itu.

Menurut Nugroho, dalam ekpedisi itu dilakukan secara terbuka melalui beberapa tahapan di KMakorem 161 Wirasakti Kupang. Dalam ekspedisi itu Makorem 161 Wirasakti Kupang menggandeng beberapa elemen yang ada di amsyarakat baik dari pihak masyarakat maupun mahasiswa serta pelajar.

“Tujuan ekspedisi itu untuk dilakukan penelitian. Ekspedisi itu dilakukan secara terbuka dan bisa diikuti oleh masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, “ katanya.

Nugroho menambahkan, tujuan penelitian itu untuk mengetahui letak geografis Indonesia, kesejahteraan masyarakat Indonesia, Sumber Daya Alam (SDA) yang terkandung dalam bumi pertiwi ini. Bukan saja itu, ekspedisi papua barat itu akan dilakukan di Papua Barat guna menambah wawasan bagi peserta ekspedisi.

“Ekspedisi ini baik untuk menambah pengetahuan para peserta soal SDA, flora fauna dan untuk kepentingan masyarakat Indonesia, “ ungkap Nugroho.

Selain menambah ilmu pengetahuan peserta ekspedisi, lanjut Nugroho, juga untuk memperat jalinan persaudaraan antar pulau di Indonesia dan memperkokoh persatuan dan kesatuan di wilayah NKRI yang tercinta ini.

Ditegaskan Nugroho, ekspedisi yang dilakukan Korem 161 Wirasakti Kupang memiliki keistimewaan tersendiri, dimana pihak TNI melibatkan masyarakat umum, mahasiswa dan pelajar.

“Ini memiliki keistimewaan tersendiri dimana Korem sama-sama dengan masyarakat, mahasiswa dan pelajar. Tapi kalau Negara maju hanya leibatkan ilmuan saja “ kata Nugroho. (dem/bp)

Komentar ANDA?