Aku Melihat-Nya dan Memberikan Kesaksian DIA inilah Anak Allah

0
96

Oleh: Rm Ambros Ladjar, Pr

*Hari Minggu, 15 Januari 2023*. Bacaan. Yes 49: 3,5-6 dan 1 Kor 1: 1-3 dan Injil  Yoh 1: 29-34.

Ketika mengikuti napak tilas Yesus, salah satu obyek wisata yang disinggahi adalah Piramida di Mesir. Bangunan antik ini sangat megah yang umumnya dulu di gunakan sebagai makam para raja Mesir kuno. Hal yang dirasa aneh dan ajaib adalah seluruh bangunan raksasa yang terlihat itu dibuat dari batu besar yang disusun menjulang tinggi tanpa adanya bahan perekat.

Nabi Yesaya amat menyadari tugasnya selaku hamba Yahwe. Ia telah dipilih Tuhan agar memulihkan nasib orang Israel sesudah pembuangan. Lebih khusus lagi bahwa dia fokus memulihkan sikap pertobatan mental dan moral sisa kecil Israel itu. Hamba Yahwe itu terus berusaha sampai para bangsa betul mengenal Allah. Dengan demikian mereka dihantar dari dalam kegelapan menuju cahaya hukum Ilahi.

Ketika tampil dengan misi pembaptisannya, Yohanes dipandang hebat di muka umum. Semua orang datang ke sungai Yordan dan minta pembaptisan dari padanya. Peran itu pelan-pelan segera akan hilang bilamana Yesus mulai tampil di mata publik. Sejatinya bukan hal baru sebab Yohanespun sudah menyadari sebelumnya. Dialah sosok rendah hati yang cuma berperan untuk menyiapkan kedatangan Yesus. Sekiranya saat Yesus sudah tiba maka saatnya juga untuk Yohanes mundur. Mulanya dia tak mengenal Yesus tapi ia sendiri sadar bahwa Yesus itu lebih tinggi dari dirinya. Sebab IA Mesias dari Allah, membuka sepatunya pun dia tak layak.

Sesuai dengan kapasitasnya menyiapkan orang, saat itu Yohanes melihat Yesus dalam kerumunan massa. DIA datang dari kalangan orang biasa maka tak ada seremonial apapun. Bisa saja dia juga kira Yesus itu orang berdosa yang mau dibaptis. Akan tetapi dalam ketidak tahuannya, Yohanes diberitahukan oleh Orang Yang mengutus dia; Jika kamu melihat Roh Tuhan yang turun dari langit seperti burung merpati dan tinggal di atas-Nya, DIA itulah Anak Allah. Yesus itulah yang mempunyai kuasa karena DIA akan membaptis dengan Roh sebab DIAlah Putera Allah.

Kehadiran Yesus memang tepat waktunya karena terjadi di akhir masa karya Yohanes. Dia perkenalkan Yesus sebagai Anak Domba Allah. Sebab Yesus menjadi korban yang terutama dan sempurna untuk menebus dosa. DIA akan memberikan diri-Nya sebagai tebusan bagi dosa manusia. Allah sendiri menyediakan korban untuk membayar dosa kita sebagai buah khabar sukacita keselamatan. Yohanes rela hati meletakkan tugasnya dengan rendah hati setelah menyiapkan orang. Apakah kita juga cukup rendah hati menyiapkan jalan hidup untuk orang lain? Jika sudah tiba waktunya masa kerja, relakah kita sendiri lepaskan? Semoga kita mampu jadi perekat relasi dan komunikasi iman satu dengan yang lain.

*Salam Seroja, Sehat Rohani Jasmani* di Hari Minggu dan *Selamat Pesta Sto. Arnoldus Yansen* buat semua yang merayakannya. Tetap taat menjalankan Prokes. Jika ADA, Bersyukurlah. Jika TAK ADA, BerDOALAH. Jikalau BELUM ada, BerUSAHALAH. Jikalau masih KURANG Ber- SABARLAH. Jika LEBIH maka BerBAGILAH. Jika CUKUP, berSUKACITALAH. Tuhan memberkati segala aktivitas hidup keluarga anda dengan kesehatan, keberuntungan, sukses dan sukacita yang melingkupi hidupmu… Amin🙏🙏🙏🌹🌹✝️💫💫🔔🔔🌲🌲🤝🤝🎁🛍️🍇🍇🎉🎉🧑‍🎄🎅🇮🇩🇮🇩

Pastor Paroki Katedral Kupang

Komentar ANDA?