Alex Murin: “Bupati Lembata Harus Lapor Dikti Bukan Saya”

0
205
Foto: Ketua FP2L, Alex Murin

KUPANG. NTTsatu.com – Alex Murin selaku Ketua Ketua Forum Penyelamat Lewotana Lembata (FP2L) menegaskan, laporan yang dilakukan Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur ke Bareskrim Polri salah alamat. Seharusnya Bupati melaporkan Dikti bukan dirinya.

“Saya katakana, laporan Bupati itu salah alamat, Seharusnya Bupati laporkan Dikti bukan saya. Karena pihak Dikti yang menyatakan, kalau nama Eliazer Yentji Sunur tidak terdata di pangkalan data, karena itu ijasahnya dinyatakan ilegal atau palsu dan tidak diakui negara. Itu pernyataan Dikti bukan saya,” tegas Alex yang dihubungi melalui jaringan telepon selulernya, Sabtu, 23 Juloi 2016.

Meski demikian lanjut Alex, karena Bupati sudah membuatkan laporan ke Bareskrim  Mabes Polri jadi dia akan siap menghadapinya.

Alex Murin menjelaskan, surat Dikti  tertanggal 19 Februari 2016 itu menjelaskan bahwa  nama Eliaser Yentji Sunur  tidak terdata dalam pangkalan data Dikti untuk ijazah Strata 1 (Sarjana Teknik).

Dia menegaskan, sudah sangat siap menghadapi proses hukum itu, tetapi dia berharap proses hukumnya harus berjalan dengan tranparan. Masyarakat harus bisa menyaksikan penanganan masalah ini karena ini sudah menjadi konsumsi publik terutama di Lembata. (bp)

Komentar ANDA?