Andreas Hugo Parera : Rute Floratama Wisata Berkelanjutan Kelas Dunia

0
641

NTTsatu.com — LABUAN BAJO  — Andreas Hugo Pareira Anggota Komisi X DPR RI menghadiri Forum Floratama Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia di Flores, Alor, Lembata, dan Bima yg diselenggadakan oleh Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo – Flores (BOP LBF), Selasa-Rabu,(6-7/10/2020), di Hotel Ayana, Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Forum ini juga dihadiri oleh Shana Fatina (Dirut BOP Labuan Bajo), Hari Santosa Sungkari (Deputi bidang pengembangan destinasi dan infrastruktur Kemenparekraf), Viktor Laiskodat selaku Gubernur NTT, serta seluruh kepala daerah mulai dari Manggarai Barat sampai Alor seperti Agustinus Payong (Wabup Flotim), Robby Idong (Bupati Sikka), Djafar Achmad (Bupati Ende), Yantje Sunur (Bupati Lembata), dan Gusti Dula (Bupati Manggarai Barat).

Dalam sambutannya dihadapan Gubernur NTT dan para Kepala Daerah se Flores-Lembata dan Alor, AHP menyambut baik dan mengapresiasi BOP Labuan Bajo Flores dengan dibuatnya Rute Pariwisata Berkelanjutan mulai dari Flores, Alor dan Lembata sampai ke Bima oleh BOP LBF.

Hal ini sudah sesuai dengan harapan yang sudah sering kali AHP sampaikan baik kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Rapat-Rapat Kerja Komisi X maupun Dirut BOP LBF saat kunjungan ke Dapil, bahwa pariwisata di Flores tidak boleh hanya berdampak pada Labuan Bajo saja sehingga kabupaten lain yg juga memiliki banyak lokasi wisata yang tidak kalah indah dari Labuan Bajo  juga mendapatkan dampak positif yang membangun dan meningkatkan ekonomi daerah serta masyarakat.

Andreas Pareira juga mendorong agar forum-forum seperti ini rutin dilaksanakan agar sinergitas antar Kepala Daerah dapat terjalin dengan baik, sehingga Flores, Lembata dan Alor sebagai satu kesatuan, dapat bersama-sama membangun Pariwisata yg berkelanjutan dan dinikmati tidak hanya oleh wistawan nusantara tetapi juga wisatawan manca negara dari seluruh dunia.

Dia menambahkan, sektor pariwisata yang sering kali disebut sebagai emas putih (menggantikan minyak) akan memberikan multiplier effect ke berbagai sektor, karena sebagai mana diketahui, bahwa mulai dari wisatawan merencanakan liburannya, berangkat, sampai di destinasi, hingga kembali ke tempat asal merupakan perputaran roda ekonomi yang tidak terputus, yang juga menuntut masyarakat lokal harus siap, dan menjemput bola kesempatan tersebut, sehingga kedepannya membuka peluang peningkatan ekonomi baik langsung kepada masyarakat.

Rute Pariwisata Floratama antara lain :

Manggarai Barat : Taman Nasional Komodo (Loh Liang, Pink Beach, Kalong Island, Manta Point, Padar Island dan Loh Buaya), Puncak Waringin, Goa Batu Cermin, Goa Rangko.

Manggarai : Wae Rebo, Lingko Lodok, Liang Bua.

Manggarai Timur : Danau Rana Tonjong dan Bukit Cinta

Ngada : 17 Pulau Riung, Gunung Inerie, Lembah Jerebu’u.

Nagekeo : Kampung Adat Kawa, Nusa Kinde dan Tinju Adat Etu.

Ende : Rumah Pengasingan Bung Karno, Taman Nasional Kelimutu.

Sikka : Maria Bunda Segala Bangsa, Koja Doi, Teluk Maumere.

Flores Timur : Bukit Doa Fatima dan Semana Santa.

Lembata : Penangkapan Paus di Lamalera dan Gunung Ile Batutara, Ile Lewotolok dan Ile Werun.

Alor : Sebanjar, Taman Laut Pantar, dan Kampung Adat Takpala.

Bima : Pantai Lariti dan Pulau Ular. (**)

Komentar ANDA?