ASDP Sesalkan Pemkab Sikka Lamban Tetapkan Tarif

0
135
Foto: Kapal Feri di Pelabuhan Bolok Kupang

KUPANG. NTTsatu.com – Manajemen PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Kupang menyesalkan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka yang lamban menetapkan surat keputusan (SK) lintasan dan SK tarif terkait pengoperasian kapal ferri yang menyinggahi pelabuhan penyeberangan Kewapante dan Pemana.

Kepala PT ASDP Cabang Kupang, Arnold Jansen kepada wartawan di Kupang, Selasa (10/5) menjelaskan, dua pelabuhan penyeberangan di Kabupaten Sikka itu telah diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignatius Jonan bersamaan dengan sejumlah pelabuhan lainnya di NTT pada Minggu, 8 Mei  yang terpusat di Pelabuhan Atapupu, Kecamatan Kaluluk Mesak, Kabupaten Belu.

Terkait pemanfaatan pelabuhan Kewapante dan Pemana, pihaknya telah menyurati Pemkab Sikka agar segera menerbitkan SK tarif dan SK lintasan. Bahkan sudah dua kali, bertemu langsung dengan Dinas Perhubungan Sikka sebelum acara pengresmian.

“Kita sesalkan, hingga saat ini Pemkab Sikka belum terbitkan SK dimaksud yang sangat dibutuhkan dalam pengoperasian kapal ferri untuk menyinggahi dua pelabuhan itu,” kata Arnold.

Ia menyampaikan, jawaban yang diperoleh dari Dinas Perhubungan pada acara pengresmian di Atambua sangat mengecewakan. Dimana, untuk menerbitkan SK lintasan dan SK tarif, harus dibuat dalam bentuk peraturan daerah (Perda) dan dibahas bersama dengan DPRD Sikka.  Itu artinya harus menunggu beberapa bulan lagi untuk memanfaatkan dua pelabuhanpenyeberangan itu. Padahal pemerintah sudah membangun pelabuhan dengan anggaran yang cukup besar dan kapal pun sudah disiapkan untuk menyinggahinya.

“Rupanya SK yang dibutuhkan lebih mahal dari anggaran untuk bangun dermaga dan kapal sehingga belum bisa diperoleh,” kesal Arnold.

Pada kesempatan itu Arnold mengatakan, pihaknya telah menetapkan rute dan jadwal pelayaran kapal ferri untuk menyinggahi pelabuhan Kewapante dan Pemana. Rute dan jadwal yang telah ditetapkan yakni sekali dalam seminggu dengan titik star dari pelabuhan Bolok, Kupang pada Hari Selasa. Rutenya sebagai berikut, Bolok- Waibalun (Flores Tmur)- Kewapante- Pemana, pergi pulang (PP).

“Jika sudah ada SK tarif dan lintasan yang ditetapkan Pemkab Sikka, mulai Selasa, 17 Mei kapal sudah bisa layani dengan menyinggahi dua pelabuhan itu sesuai rute yang ditetapkan,” papar Arnold.(bp)

Komentar ANDA?