Aset Kopdit Serviam Rp 88,1 M

0
900

KUPANG. NTTsatu –  Koperasi Kredit (Kopdit) Serviam yang bermarkas di wilayah Kelurahan Penfui, Kota Kupang hingga saat ini memiliki aset sebesar Rp 88.102.434.422. Jumlah anggotanya saat ini sudah mencapai 10.1210 orang.

” Ini sebuah hasil yang menggembirakan, meski demikian perlu diperhatikan pertumbuhan anggota sehingga Kopdit ini menjadi semakin besar,” kata Ketua Penasehat Kopdit Serviam, wara Sabon Dominikus di Hotel Romyta  Kupang, Sabtu, 21 Maret 2015.

Wara Sabon yang juga mantan ketua Kopdit Serviam yang tampil dengan materi  berjudul “Menuju Serviam yang Berdaya Juang dan Berdaya Saing Tinggi” dalam semiloka yang dipadukan dalam kegiatan RAT tahun Buku 2014 mengatakan, Kopdit Serviam lahir dengan beberapa alasan yang utama saat itu.

Dikatakannya, kopdit Serviam lahir dari sebuah keprihatinan sosial saat itu. Masyarakati Penfui dan sekitarnya saat itu terperangkap dalam usaha – usaha rentenir. Masyarakat yang membutuhkan uang  terpaksa memintam pada rentenir denga bunga yang sangat besar.

Serviam juga lahir dari orang-orang kecil dan sederhana namun bersahaja sehingga Kopdit ini suda bisa bertahan hingga usianya yang ke 29 tahun. Lembaga ini juga lahir dari mereka yang saling percaya.

“Dengan tiga hal pokok itu kemudian beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama saat itu merintis kopdit yang terus berjjalan hingga saat ini.

Manajer kopdit Serviam, Benny Seran  saat itu juga menjelaskan, terobosan Kopdit Serviam di tahun buku 2014 adalah dengan menambah sebuah kantor pelayanan baru di wilayah Kota Kupang yakin di wilayah Oebufu. Selain itu juga ada empat tempat pelayanan yang terletak di wilayah Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan (TTS).

“Pergerakan melalui terobosan ini membuahkan hasil dimana hingga tahun Buku 2014 lalu Kopdit Serviam telah memiliki tiga buah kantor cabang dan sembilan kantor kas.

Dia menjelaskan. Jumah anggota kopdit Serviam hingga akhir tahun buku 2014  jumlah anggota sudah mencapai 10.121 orang atau mendapat tambahan anggota baru sebanyak 1630 dari jumlah anggota tahun sebelumnya yakni 8.491 orang.

Terkait simpanan anggota, Benny menjelaskan, pada akhir tahun buku 2014 total simpanan wajib dan simpanan kapitalisasi mencapai Rp14.660.543.300 atau mengalami kenaikan sebesar 32,15 persen atau Rp 3.566.819.200 dari tahun buku sebelumnya yakni Rp 11.093.824.100.

Simpanan anggota lainnya pada tahun buku 2014 yang terdiri dari enam jenis produk simpanan mencapai Rp 61.323.268.913 atau mengalami kenaikan sebesar 21,28 persen atau Rp 10.760.946.644  dari sebelumnya Rp 50.562.322.269.

Sedangkan modal pinjaman dilaporkan, tahun buku 2014 kopdit Serviam mendapatkan pinjaman dari Puskopdit Bekatigade Timor sebesar Rp 4 miliar yang digunakan sebagai modal kerja.

Selain dari Puskopdit Bekatigade Timor, kopdit Serviam mendapatkan pinjaman yang berasal dari dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) kota Kupang.

Sementara pelayanan pinjaman anggota pada tahun buku 2014 mencapai Rp 43.617.450.000 dimana mengalami kenaikan sebesar 15,37 persen dari tahun buku sebelumnya sebesar Rp 37.805.800.000. (bop)

Komentar ANDA?