Atap SMK Budi Luhur Maumere Diterbangkan Angin Kencang

0
708
Foto: Kondisi SMK Budi Luhur Maumere yang dihantam angin kencang, Selasa, 07 Pebruari 2017 lalu (ist)

MAUMERE. NTTsatu.com – Angin kencang yang terjadi di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa, 7 Februari 2017 lalu menerbangkan seluruh atap seng SMK Budi Luhur yang terletak di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kota Uneng. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta.

Pantauan wartawan, sebagian besar atap seng di sekolah berlantai dua itu terbawa angin kencang. Beberapa masih terlihat tergantung, tetapi sudah dalam keadaan rusak. Praktis 12 ruangan kelas di lantai dua untuk Program Akomodasi Perhotelan tidak bisa difungsikan.

Kepala SMK Budi Luhur Arbus Antonius yang dihubungi  menjelaskan, peristiwa itu terjadi bersamaan dengan angin kencang yang melanda Kabupaten Sikka.

“Sekolah ini juga menjadi korban angin kencang yang melanda daerah ini,” ujarnnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita, saat itu 104 siswa dan para guru di sekolah tersebut sudah kembali ke rumah. Dia sendiri mendengar kejadiannya setelah beberapa saat kemudian. Meski kondisi lantai dua sudah tidak beratap seng, Arbus Antonius mengatakan lantai satu sekolah itu masih aman untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Karena itu, semua siswa Program Akomodasi Perhotelan masih tetap mengikuti KBM dengan menggunakan ruangan laboratorium bahasa dan laboratorium komputer.

Arbus menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan laporan secara resmi terkait peristiwa bencana ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka. Dalam surat resminya itu, Arbus mendetail kerugian akibat kerusakan senilai Rp 300 juta lebih. “Banyak sekali seng yang terbang. Selain itu sebagian bangunan di semua ruang kelas juga rusak,” urai dia.

SMK Budi Luhur dibangun pada tahun 1986, dan hingga kini melaksanakan 5 program studi yaitu Akomodasi Perhotelan, Usaha Penjualan Wisata, Akuntansi, Administrasi Perkantoran, dan Teknik Kendaraan Ringan. (nttterkini.com)

 

Komentar ANDA?