ATB Unjuk Rasa Tolak Habib Risiq di Kupang

0
1450
NTTsatu.com — KUPANG —  Aksi  unjuk rasa penolakan Habib Risiq Shihab di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berlanjut. Kali ini aksi unjuk rasa digelar sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) yang tergabung dalam Aliansi Timor Bersatu (ATB).

 

Dalam aksi unjuk rasa di depan Kepolisian daerah (Kapolda) NTT, Rabu, 25 November 2020, aliansi “memenggal” kepala Habib Risiq dalam sebuah baliho berukuran besar.

“Ini pesan untuk Risiq Shihab yang hendak penggal kepala orang-orang yang tidak sepaham dengan dia. Hari ini di Kota Kupang, saya mewakili semua, kita “memenggal” kepala Habib Risiq,” kata seorang demonstran yang langgsung “memenggal” kepala Risiq di sebuah poster menggunakan sebilah pisau.

Tidak sampai disitu, masa pendemo juga menginjak-injak poster Risiq dan membakarnya.

Dalam pernyataan sikap mereka yang ditandatangani sejumlah ketua Ormas diantaranya, Garuda, Laskar Timor dan lainnya menolak kedatangan Risiq Shihab di NTT.

Mereka juga menuntut pemerintah agar tegas dan berani membubarkan FPI serta menyatakannya sebagai ormas terlarang sama seperti HTI dan PKI, karena FPI sering melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum, melanggar nilai-nilai pancasila, nilai-nilai toleransi, meresahkan masyarakat dan merugikan masyarakat serta bangsa dan negara.

Mendesak dan mendukung Kapolri agar siap dan berani menangkap dan memproses hukum Rizieq Sihab atas berbagai kasus hukum yang sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Kami memberikan peringatan keras kepada Rizieq Sihab dan pengikut-pengikutnya agar tutup mulut mereka dan berhenti dengan ujaran kebencian serta provokasi- provokasi mereka, karena kali ini kami tidak akan diam, kalau mereka buat gaduh lagi di republik ini akan kami hajar,” tegas mereka.

Mereka juga kepada saudara-saudara dari Indonesia Timur termasuk dari NTT yang ada di Jakarta agar tidak perlu meminta maaf kepada Risiq Shihab dan pengikutnya.

“Mereka bukan siapa-siapa di negara ini, mereka juga bukan Tuhan yang harus ditakuti, dan jika mereka maca-macam kita hajar bersama,” tulis mereka. (nttterkini/gan)

Komentar ANDA?