Auditor Gadungan Nekad Menipu Karena Faktor Ekonomi

0
258
Foto: Auditor gadungan BPKP NTT, Plasidius Irene Timba (PIT) saat digelandang ke Mapolres Sikka akibat kasus penipuan uang sebanyak Rp 10.565.000 dari Desa Kolisia B Kecamatan Magepanda

NTTsatu.com – MAUMERE – Tuntutan ekonomi sering kali membuat orang menjadi khilaf, lalu melakukan tindakan kriminal. Demikian itu juga yang dilakukan Plasidius Irene Timba (PIT), yang mengaku sebagai Auditor BPKP NTT. Dia nekad melakukan penipuan karena alasan kebutuhan mendesak.

PIT baru 5 hari tinggal di Maumere, persisnya di Napunglangir Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat. Dia mengontrak sebuah kamar kost, bersama seorang perempuan yang diakuinya sebagai istri. Ada dugaan, perempuan ini bukan istri sah tetapi seorang wanita idaman lain.

Pemilik kartu tanda penduduk (KTP) dengan alamat Desa Ratewati Selatan Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende ini, pindah ke Maumere dengan maksud untuk mencari kerja. Alhasil, bukannya mendapatkan pekerjaan, PIT justeru mendekam di Mapolres Sikka karena terlibat kasus penipuan.

Dengan modus menyamar sebagai Auditor BPKP NTT, PIT berhasil meraup Dana Galian C Desa Kolisia B Kecamatan Magepada sebesar Rp 10.565.000. Uang tersebut sudah habis dibelanjakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti membeli lemari, kulkas, springbed, dan magic kom. Dia juga membeli pernik-pernik berupa kalung dan cincin dan membayar biaya kost sebesar Rp 450.000 serta mengirim Rp 2 juta untuk anaknya yang tinggal di Kediri.

Ditemui di Mapolres Sikka, Jumat (8/9) malam setelah ditangkap aparat keamanan Polres Sikka, ekspresi wajah PIT tampak begitu dingin. Bicaranya pelan dan terbata-bata.

“Saya datang ke Maumere untuk cari kerja, tetapi karena kebutuhan mendesak, lalu saya khilaf, dan saya dapat ide untuk menipu,” cerita PIT kepada media ini.

PIT mengaku ide untuk menipu muncul secara spontan. Dalam aksinya, PIT mengaku bekerja sendiri, tidak dibantu oleh orang lain. Namun keterangannya masih terus digali penyidik Polres Sikka. Penyidik mencurigai PIT memiliki jaringan kerja sama dengan pihak lain.

Seperti apa sosok dan keseharian PIT, sampai sekarang masih didalami. Media ini telah mendapatkan berbagai informasi tentang latar belakang pria yang lahir di Welamosa pada 3 April 1985. Namun kebenaran informasi tersebut masih harus diklarifikasi kepada yang bersangkutan.

Auditor gadungan ini telah ditangkap aparat keamanan Polres Sikka pada Jumat (8/9) malam. Dia di gelandang dari tempat kost, dan kini sudah ditetapkan menjadi tersangka. PIT disangkakan melanggar Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun. (vic)

Komentar ANDA?