Awasi Pemilu, Bawaslu NTT Siapkan 19.121 Pengawas

0
377

NTTsatu.com – KUPANG – Pengawasan Pemilu legislatif dan Pilpres tahun depan harus dilakukan dengan baik agar pemilu berjalan aman, lancar dan tertib. Karena itu Badan Pengawas Pemilu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebarkan 19.121 personel untuk melakukan pengawasan demi meminimalkan kemungkinan terjadinya pelanggaran.

Komisioner Bawaslu NTT, Jemris Fointuna dihubungi di Kupang, Jumat, 28 September 2018 menyampaikan, selain menurunkan tim pengawas sebanyak 19.121 personel ke seluruh wilayah provinsi NTT, Bawaslu juga melakukan peningkatan kapasitas demi profesionalisme penyelenggaranya.

“Hal ini dilakukan demi menjaga kelancaran pelaksanaan pemilu itu bisa berjalan lancar dan aman sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pelanggaran,” kata Jemris.

Menurut dia, kapasitas dan profesionalitas pengawas penting dilakukan agar dalam melaksanakan tugasnya seorang pengawas mampu menjadi panutan bagi penyelenggara lainnya agar tak melakukan pelanggaran yang akan memicu konflik horizontal.

Para petugas pengawas yang disebar antara lain badan pengawas provinsi, personel panitia pengawas kabupaten dan kota, panitia pengawas kecamatan, petugas pengawas lapangan (PPL) serta pengawas tempat pemungutan suara (TPS).

“Para petugas ini sudah mulai bekerja sejak tahapan pencalonan di waktu lalu dan akan terus bekerja hingga pelaksanaan pada April 2019 mendatang,” katanya.

Jemris menjelaskan, mereka akan mengawasi pileg dan pilpres di NTT dengan sejumlah 3.278.491 pemilih yang menyebar di 14.871 TPS pada 22 kabupaten dan kota, 309 kecamatan dan 3.323 desa dan kelurahan.

Sementara untuk kepentingan pengamanan, jajaran Polda NTT menurunkan seluruh kekuatannya baik yang berada di mapolda maupun yang tersebar di seluruh jajaran polres masing-masing daerah. Kekuatan yang diterjunkan itu sebagai bagian dari satu kesatuan personel yang diturunkan Polri dalam Operasi Mantap Brata pengamanan pemilu 2019 itu.

Secara keseluruhan Polri menyiapkan 272.880 personel untuk mengamankan seluruh tahapan Pemilu 2019. Jumlah itu belum termasuk kekuatan pendukung dari TNI dan lembaga lain.

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu RI mengumumkan hasil diseminasi kerawanan pemilu presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif 2019 dan Provinsi NTT masuk dalam salah satu daerahnya. (*/bp)

=====

 

Foto: Komisioner Bawaslu NTT, Jemris Fointuna

Komentar ANDA?