Banjir Bandang Landa Waiwerang, Ratusan Rumah Warga Hancur

0
2255

NTTsatu.com — WAIWERANG — Banjir Bandang di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, rubuhkan ratusan rumah warga dan memakan belasan korban jiwa, Minggu (4/4/2021).

Menurut Erik Mone Warga Riang Muko, Banjir Bandang itu terjadi sekitar pukul 01.30 Wita. Ratusan rumah di bentaran Kali Wai Bele dari ujung utara perbatasan Kota Waiwerang, komplek Bronjong sampai komplek Muara Sungai wilayah pesisir laut, hancur total disapu banjir.

“Hujan tidak berhenti dari pagi sampai malam. Tiba-tiba banjir besar. Rumah semua yang ada di tepi kali disapu bersih, hancur total,” kata Erik, Minggu (4/4/2021).

Menurutnya, selain ratusan rumah yang rubuh diterjang banjir, ada belasan korban jiwa yang belum ditemukan. Harta benda milik warga berupa surat-surat berharga, ijazah, perhiasan dan barang berharga lainnya hilang dihanyut banjir.

“Ada korban jiwa tetapi belum dapat. Harta benda habis semua. Kita tidak tahu bagaimana dengan semua ini. Kami tidak bisa apa-apa,” ungkap Erik.

Hal yang serupa diungkapkan mama Yosefina Sura Mangu warga Riangmuko Waiwerang. Rumah dan seluruh barang harta bendanya habis dibawa banjir.

“Rumah dan barang-barang kami, habis semua. Saya tidak tahu bagaimana nanti. Surat-surat, ijazah, barang berharga semua hilang. Kami tidak punya apa-apa lagi. Untung saya dan anak, liburan Paskah di Lewoleba. Kalau tidak, pasti kami dibawa banjir. Puji Tuhan kami selamat,” ungkap Sura Mangu.

Menurut informasi, sampai saat ini, hujan terus turun tidak ada hentinya. Warga beramai- ramai berusaha mencari barang-barangnya. Tetapi tidak ada satupun yang tertinggal. Semua habis dibawa banjir. (*/gan)

Komentar ANDA?