Bank NTT Perbaharui MoU dengan Kejaksaan

0
174
Foto: Plt Dirut Bank NTT, Eduardus Bria Seran dan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Sunarto memperlihatkan MoU setelah keduanya menandatani di Au;a lantai 5 Kantor Bank NTT di Jl. W.J. Lalamentik, Jumat, 13 Oktober 2017

NTTsatu.com – KUPANG – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 13 Oktober 2017 memperbaharui kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pihak Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

MoU itu ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank NTT, Eduardus Bria Seran dan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Sunarto di aula lantai 5 Kantor pusat PT Bank NTT di Jl. W.J. Lalamentik, Kupang. Acara ini dikemas dalam tajuk “Kesepakatan bersama antara PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur dengan kejaksaan tinggi NTT  tentang Kerja sama dan koordinasi dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi”.

Plt. Dirut Bank NTT, Eduardus Bria Seran dalam sambutannya menyatakan, PT Bank NTT selama ini telah menjalin kerjasama dengan pihak Kejaksaan baik itu Kejaksaan Tinggi juga Kejaksaan Negeri dengan para pimpinan Cabang Bank NTT di seluruh Kabupaten/Kota se provinsi NTT.

“Kerjasama lama sudah berakhir masanya sehingga hari ini kita tandatangani lagi MoU baru untuk masa berikutnya. Kita perlu melakukan kerjasama dengan pihak Kejaksaan supaya segala yang kita kerjakan selalu dalam koridor hukum karena kita memiliki tujuan yang sama yakni mau bersama-sama

membangin NTT tercinta ini,” kata Bria Seran.

Dia mengatakan, kerjasama yang ditandatangani hari ini antara Bank NTT dan Pihak Kejaksaan Tinggi NTT juga akan diikuti oleh Pimpinan Cabang dengan Kejaksaan Negeri di masing-masing wilayah di provinsi NTT ini.

Sementara Kajati NTT, Sunarta mengatakan setelah penandatanganan kerja sama ini, para Kepala Cabang Bank NTT juga akan melakukan hal yang sama dengan Kepala Kejaksaan Negeri di daerah masing-masing.

“Kerjasama itu sudah berlangsung lama dan hari ini diperpanjang lagi untuk satu periode ke depan. Kita bekerjasama agar segala tugas pelayanan yang kita lakukan untuk daerah ini selalu berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Sunarto mengatakan, jika Bank NTT suatu saat terbelit masalah hukum, pihak Kejaksaan sebagai pengacara negara dapat diminta untuk memberikan advis hukum.

“Jika menemukan masalah hukum, silahkan Bank NTT mengeluarkan SKK (Surat Kuasa Khusus) kepada kami untuk menjalani ntugas sebagai Pengacara Negara. Kami tidak akan memakai seragam jaksa, tetapi kami akan memakai pakaian layaknya pengacara umum,” kata Sunrato.

Dia juga menyatakan, pihak Bank NTT jangan ragu-ragu untuk berkonsultasi dengan aparat kejaksaan dalam berbagai hal terutama masalah-masalah hukuk.

“Ada kredit macet di Bank ini, silahkan berikan kami SKK dan akan segera kami tindak lanjuti sesuai kewenangan kami sebagai pengacara negara,” kata Sunarto. (bp)

Komentar ANDA?