Banyak Masalah Melanda Kaum Muda Indonesia

0
139
Foto: Wagub NTT saat menggelar jumpa pers usai pembukaan Raimuna Daerah ke –VI tingkat provinsi NTT di Lembata

NTTsatu.com – LEWOLEBA – Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Adhyaksa  Dault mengatakan, dewasa ini masih banyak masalah yang melanda kaum muda Indonesia. Antara lain, masih tingginya penggunaan NAPSA dan obat terlarang, hubungan seksual pra-nikah, perkelahian-tawuran dan kekerasan, serta kriminalitas dikalangan remaja.

Hal ini diungkapkannya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ketua Kwarda NTT, Lusia Adinda Lebu Raya saat pembukaan Raida oleh Wakil Gubernur NTT, Beny Litelnoni di Desa Waijarang, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Jumat, 28 Juli 2017.

Dikatakannya, selain masalah-masalah itu, masalah kebangsaan yang dihadapi kaum muda juga ada antara lain, solidaritas sosial rendah, semangat kebangsaan rendah, semangat bela negara dan persatuan kesatuan menurun. Bila kaum muda dibiarkan terus dalam situasi krisis karakter, maka berdampak menurunnya jati diri bangsa dan keruntuhan karakter bangsa Indonesia.

Untuk itu, kata Adhyaksa, perlunya pendidikan karakter dan watak bagi kaum muda sebagai pembentuk karakter bangsa.

Foto: Lusia Adinda Lebu Raya, Ketua Kwrada Pramuka NTT

Pemerintahan Jokowi-JK telah mendeklarasikan Revolusi Mental yang sesungguhnya sudah ada dalam Gerakan Pramuka. Presiden sangat mengharapkan  agar Pramuka menjadi garda terdepan dalam perubahan perilaku.

Di akhir sambutan, Adhyaksa memohon kepada Gubernur NTT, para Bupati/Walikota, Pimpinan DPRD NTT, Pimpinan DPRD Kabupaten/Kota se-NTT memberi perhatian dengan mengalokasikan anggaran untuk pengembangan dan pembinaan Pramuka didaerah.

Dault juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT, dan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan Wabup , Thomas Ola Langoday yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik, antara lain lokasi dan fasilitas yang tersedia demi sukses Raida di Lembata. (infokom lembata)

Komentar ANDA?