Belanda Serius Bangun Jembatan dan Listrik di Flotim

0
177

KUPANG. NTTsatu.com – Pemerintah Belanda memberikan respons positif dan mendorong agar segera direalisasikan pembangunan Jembatan Pancasila – Palmerah dan pembangunan listrik tenaga arus di kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT, Andre Koreh yang ditemui di kantornya, Kamis, 17 Maret 2016 menjelaskan, kunjungan kerja Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan rombongan ke Belanda awal Maret lalu sudah menunjukkan adanya keseriusan pemerintah Belanda dan sejumlah investor yang akan membantu pembangunan jembatan dan listrik tenaga arus tersebut.

“Kami melakukan kunjungan ke Belanda dan bertemu dengan Buta Besar RI di Den Haag Kerajaan Belanda kemudian bertemua dengan pemerintah setempat dan sejumlah investor yang mau membangun daerah kita ini. Hasilnya sangat positif, dan semua pihak yang ditemui mendorong agar rencana itu segera direalisasikan,” tandasnya.

Menurut Andre Koreh, rencana pembangunan jembatan Pancasila – Palmerah itu harus dilakukan karena ada empat hal pentinga yang sudah sangat mendukung.

Empat hal penting itu adalah pertama: kebutuhan akan energi listri dimana listrik saat ini selalu dikeluhkan masyarakat karena pemadaman yang tida beraturan. Kedua: ada potensi yang baik seperti perikanan, pariwisata, pertanian dan energy listrik arus selat Gonzalu.

Ketiga: teknologi, dimana Belanda memiliki teknologi sangat canggih dalam pembangunan jembatan dan pembangunan turbin di permukaan laut untuk memanfaatkan arus sebagai tenaga listrik, dan keempat: ada investor yang siap mendanai pembangunan di sana.

“Ampat hal itu sudah ada dan sudah dipresentasikan di Belanda dan mereka memberikan respons positif. Lalu kenapa harus ditolak?, kita mesti memberikan dukungan agar rencana ini bisa direalisasikan,” tandas Andre Koreh.

Dikatakannya, hasil pertemuan di Belanda kemudian dirilis secara lengkap oleh Kedutaan Besar RI Den Haag Kerajaan Belanda yang ditandatangani oleh Kepala Perwakilan RI, I. Gusti A. Webaka Puja dan dikirim kepada berbagai pihak baik di Belanda maupun di Indonesia. (bp)

======

Foto: Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Andre Koreh

Komentar ANDA?