Belum Sempat Kibarkan Bendera di Ilin Goran, Ketua KNPI Sikka Meninggal Dunia

0
241
Foto: Ketua DPD KNPI Kabupaten Sikka Yohanis Yanto Kaliwon (topi hitam) pose bersama peserta apel pemuda, Sabtu (28/10), sesaat sebelum mendaki ke Puncak Ilin Goran, dalam perjalanan dia mengalami sesak napas dan akhirnya meninggal dunia

NTTsatu.com  – MAUMERE – Nasib malang dialami Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sikka Yohanis Yanto Kaliwon. Belum sempat mengibarkan bendera KNPI di Puncak Ilin dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, justeru dia lebih dulu dijemput maut, Sabtu (28/10). Dia menghembuskan nafas terakhir dengan mengenakan baju KNPI Sikka.

Bendera kebesaran KNPI Sikka itu sendiri akhirnya dapat dikibarkan oleh beberapa aktifis KNPI Sikka dan sejumlah organisasi kepemudaan di Kabupaten Sikka, di ketinggian kurang lebih 1.500 meter dari permukaan laut. Bersamaan dengan itu dikibarkan juga bendera merah putih. Mestinya pengibaran bendera ini disatukan dengan apel pemuda. Namun apel pemuda mendadak dibatalkan.

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, KNPI Sikka merencanakan apel pemuda di Puncak Ilin Goran yang terletak di Desa Teka Iku Kecamatan Kangae. Untuk menuju puncak bukit itu, harus menempuh dengan berjalan kaki kurang lebih 2,5 jam, melewati punggung bukit yang terjal dan menantang.
Yohanis Yanto Kaliwon bersama sejumlah pengurus KNPI Sikka, Ketua MPI Kabupaten Sikka Robby Keupung, sejumlah OKP, Purna Praja STPDN, sejak pagi sudah berkumpul di Kantor Kecamatan Kangae. Kebetulan, tokoh muda ini adalah birokrat yang sudah dua tahun terakhir ini menjabat sebagai Camat Kangae.

Para peserta apel pemuda ini berangkat dari titik start Dusun Kangae Desa Meken Detun Kecamatan Kangae. Perjalanan dibagi dalam beberapa kelompok. Yohanis Yanto Kaliwon berada pada kelompok yang paling terakhir. Baru beberapa menit perjalanan, alumnus STPDN Jatinangor ini sudah merasa terganggu di bagian perut. Sempat dua kali istirahat agar perutnya bisa normal kembali.
Namun belum sampai 20 menit, ternyata gangguan di perut semakin parah. Menurut cerita beberapa saksi mata, Yohanis Yanto Kaliwon benar-benar tidak berdaya. Sepertinya Yohanis Yanto Kaliwon mengalamai sesak napas, dan kemudian tiba-tiba pingsan tak sadarkan diri.

Kelompok terakhir memutuskan untuk membawa pulang Yohanis Yanti Kaliwon. Mereka pun segera menghubungi ambulance untuk mendapatkan pertolongan. Jadilah rekan-rekan di kelompok terakhir ini menggotongnya sampai ke titik start. Dia kemudian dibawa ke Unit Gawat Darurat BLUD TC Hillers Maumere, namun sudah tidak tertolong lagi.
Berita kepergian tokoh pemuda yang energik ini membuat banyak orang tidak percaya. Seperti disaksikan media ini, dalam sekejap UGD RSUD TC Hillers penuh dengan sahabat, relasi, dan sejumlah kerabat.

Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Paolus Nong Susar yang sedang menyaksikan pertandingan caci di Lapangan Umum Kota Baru pun harus pamit untuk melayat.

Ilin Goran adalah salah satu bukit di Kabupaten Sikka yang puncaknya cukup tinggi. Dari atas puncak bukit ini, orang bisa melihat Laut Flores yang terbentang luas. Kota Maumere dan sekitarnya, sampai ke wilayah Kecamatan Paga juga dapat dilihat dari atas puncak bukit. Sebuah keindahan yang luar biasa tercermin dari puncak Ilin Goran. (vic)

Komentar ANDA?