Berkas Perkara Dessy Caroline Dilimpahkan ke PN Kupang

0
1784
NTTsatu.com —  KUPANG — Berkas Perkara Dessy Caroline Chandra Jaya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kupang dalam kasus dugaan Penggelapan. Ia disangka melanggar Pasal 372 KUHP. Korbannya adalah Hengky Go. Saat ini, Tersangka Dessy telah ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang.

Hengky Go menjelaskan di Kupang, Jumat, 30/04/2021, Kejari Kupang sendiri sudah melimpahkan berkas perkara Tersangka Dessy Caroline Chandra Jaya ke Pengadilan Negeri Kupang. Agenda sidang dijadwalkan 5 Mei 2021.

Perkara dengan Tersangka Dessy ini sempat dihentikan Kejaksan Negeri (Kejari) Kota Kupang karena dianggap masuk dalam kualifikasi Restorative Justice (RJ). Pertemuan membahas Restorative Justice dilakukan pada 30 Nopember 2020 di Kantor Kejari Kota Kupang. Walaupun Hengky Go sebagai korban tidak setuju, pihak Kejari Kota Kupang tetap mengeluarkan ketetapan untuk RJ dengan ketetapan Nomor Print-101/N.3.10/Es.2/12/2020 yang ditandatangani  Odermaks Sombu, SH selaku Kepala Kejari untuk menghentikan penuntutan.
Dalam surat penetapan poin 1 disebutkan, Menghentikan penuntutan perkara dengan nama tersangka Dessy Carolina Chandra Jaya.
Pada 22 April 2021 Kejari Kota Kupang mengeluarkan surat penetapan dengan mencabut surat penetapan sebelumnya dengan Nomor Print-75/N.3.10/Eoh.2/04/2021 yang ditandatangani oleh Odermaks Sombu, SH, MA, MH selaku Kepala Kejari.
Copian surat pencabutan yang diterima media ini Jumat (30/04/2021) poin 1 disebutkan, Mencabut Surat Penetapan Penghentian Penuntutan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang Nomor Print-101/N.3.10/Es.2/12/2020 tanggal 3 Desember 2020 atas nama tersangka Dessy Carolina Chandra Jaya.
Dalam surat itu disebutkan, penetapan tersebut berdasarkan Surat Direktur Tindak Pidana Umum terhadap orang dan Harta Benda Kejaksaan Agung RI Perihal Tindak Lanjut Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif atas nama Tersangka Dessy Carolina Chandra Jaya melanggar Pasal 372 KUHP jo. Pasal 53 KUHP Nomor R-878/E.2/Eoh.1/04/2021 tanggal 20 April 2021 yang pada pokoknya memerintahkan agar perkara atas nama tersangka Dessy Carolina Chnadra Jaya segera dilimpahkan ke Pengadilan.
Pertimbangan lain sesuai Pasal 140 ayat (2) KUHAP dan Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.
Abdul Hamid, SH selaku Kuasa Hukum Hengky Go dari Firma Hukum ABP kepada wartawan di Kupang,  Jumat (30/04/2021) membenarkan perkara dengan tersangka Dessy Carolina Chandra Jaya dilanjutkan dengan melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Negeri Kupang.
Pihaknya sejak awal selaku Penasehat Hukum Hengky Go telah memberi pendapat pada penyidik Kejaksaan bahwa Pasal 372 KUHP yang dikenakan pada tersangka Dessy Carolina Chandra Jaya tidak termasuk dalam tindak pidana ringan. Olehnya tidak tepat jika dikenakan RJ tapi harus dilimpahkan ke Pengadilan untuk diadili. Soal terbukti salah atau tidak menjadi kewenangan Pengadilan untuk memutuskan.
“Klien kami hanya mengharapkan keadilan atas kasus ini dan kasus ini telah berjalan dengan rentang waktu yang panjang sejak  2018. Dilihat dari sisi waktu tidak lagi sesuai KUHAP. Harusnya perkara ini sudah selesai disidangkan”,  demikian Hamid. (*/bp)

Komentar ANDA?