Besok Diselenggarakan Mubes Pendidikan dan Kebudayaan NTT

0
150

KUPANG. NTTsatu.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, besok, Kamis, 03 Desember 2015 akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Pendidikan dan Kebudayaan tingkat provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang..

“Kalau tahun-tahun sebelumnya digelar Mubes guru, mulai tahun ini kita perluas dengan Mubes Pendidikan dan Kebudayaan. Kita mengundang para Sekda Kabupaten/Kota se-NTT, Kepala Dinas PPO Kabupaten/Kota, perwakilan guru SMA/SMK, perwakilan pengawas, Komisi yang membidangi pendidikan di DPRD Kabupaten/Kota, Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota dan berbagai pihak lainnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk kepada NTTsatu.com di Kupang, Rabu, 02 Desember 2015.

Manuk menjelaskan, tujuan digelarnya Mubes Pendidikan dan Kebudayaan ini adalah untuk mengevaluasi.bersamakondisi pendidikan dan kebudayaan di seluruh provini NTT untuk kemudian mengambil langkah bersama demi perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini.

Dari hasil evaluasi bersama dan menyeluruh itu, Mubes kemudian membuatkan rekomendasi bersama kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan pendidikan dan kebudayaan di daerah ini untuk diperhatikan dengan baik dalam pengembangan dunia pendidikan di daerahnya masing-masing secara khusus dan di seluruh provinsi NTT pada umumnya.

“Kita rencanakan akan menggelar Mubes pendidikan dan Kebudayaan tingkat provinsi NTT ini dua tahun sekali secara bergilir di kabupaten/Kota. Tahun ini kita mulai di Kota Kupang dan akan bergilir,” katanya.

Dalam mubes ini kata Manuk, para narasumber yang akan membawakan materi yakni Gubernur NTT sebagai pembicara utama, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Dirjen Guru, Dirjen Perimbangan Keuangan Puat dan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Pokok bahasan yang utama dalam Mubes ini adalah membicarakan hal-hal teknis tentang impelemtasi UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pada khususnya pengelolaan pendidikan tingkat SMA dan SMK yang akan diambil alih oleh pemerintah proinsi NTT mulai tahun 2016 mendatang.

“Di NTT saat ini ada sebanyak 730 sekolah yang sedang disupervisi, monitoring untuk pendataan. Diharapkan tanggal 31 Mareti 2016 data itu sudah final dan pada tanggal 2 Oktober 2016 akan dilakukan penyerahan P3D (Personalia, Pendanaan dan Sarana Prasarana dan Dokumentasi dari kabupaten/kota kepada pemerintah provinsi,” katanya, (bp)

Komentar ANDA?