Biro Umum Prakarsai Lomba  Kebersihan Tiap OPD

0
204

NTTsatu.com — KUPANG —  Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa kedepan setiap ASN harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan tempat dia bekerja. Hal ini diungkapkan Gubernur saat beraudiens dengan para Juri Lomba Kebersihan antar Instansi Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, di Ruang Kerja Gubernur, Kamis 06/08/2020.

Para Juri yang berjumlah 7 orang ini mendapat banyak arahan dari Gubernur berkaitan dengan masalah kebersihan. Kegiatan ini harus rutin dilakukan, agar masalah kebersihan benar – benar menjadi budaya hidup di NTT.

Menurutnya jika lomba ini dibuat secara rutin, maka pasti sebagian besar ASN mulai berbenah dan membersihkan lingkungan tempat kerjanya. Hal inilah yang nantinya akan menjadi budaya dan suatu kebiasaan dalam diri setiap ASN.  “Inilah yang diharapkan dari dibuatnya lomba ini,” ujar Gubernur.

Masih menurut Gubernur, sekian lama para ASN beranggapan bahwa masalah kebersihan merupakan tanggung jawab dari cleaning Service. Hal ini yang membuat mereka tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan kantor.

“Kedepan tidak ada lagi cleaning Service, jadi masalah kebersihan menjadi tanggung jawab semua pegawai,” ungkap Gubernur.

Orang nomor satu di NTT ini juga minta agar instansi yang meraih predikat terbersih diberi penghargaan sebagai bentuk rangsangan agar tetap menjaga kebersihan lingkungan kantornya.
Demikian pula dengan instansi yang meraih predikat terkotor tetap diberi hadiah, sebagai motifasi agar lebih serius memerangi sampah yang ada.

“Khusus bagi instansi yang meraih predikat terkotor tetap diberi hadiah, tetapi hadiahnya berupa tempat sampah yang berisikan sampah plastik, hal ini tentunya akan menjadi pukulan sekaligus motifasi agar kedepan mereka lebih serius memerangi sampah di instansinya,” ujar Viktor.

Sebelum mengakhiri pertemuan ini, Gubernur mengharapkan agar kedepan selain lomba kebersihan, juga harus dibuat lomba kinerja antar instansi. Jadi setiap instansi yang bekerja mencapai target yang telah dibuat, maka mereka akan memperoleh penghargaan.

Tujuannya adalah agar setiap instansi mampu melakukan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, tentunya sesuai dengan tupoksinya masing – masing.

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Umum Provinsi NTT, George Hadjoh mengatakan bahwa lomba kebersihan yang diprakarsai oleh Biro yang dipimpinnya ini, merupakan bentuk implementasi keinginan serta mimpi besar Bapak Gubernur untuk merubah wajah Provinsi ini menjadi bersih, dan Pemerintah Provinsi harus menjadi pelopor untuk meraih mimpi itu.

Masih menurut George bahwa selain lomba kebersihan antar instansi lingkup Pemprov NTT, Biro Umum juga akan menggelar lomba kebersihan antar Kabupaten/Kota, dalam rangka HUT NTT Bulan Desember mendatang.

“Jika kegiatan ini berhasil, maka saya yakin NTT akan menjadi Provinsi yang terbersih,” ungkap George.

Pada kesempatan ini pula, George memperkenalkan Dewan Juri yang terlibat pada kegiatan ini, Ketua dari RRI Kupang, Sekretaris dari Harian Timor Express, sedangkan anggotanya dari Harian Pos Kupang, TVRI Kupang, Harian Victory News, Radio Tirilolok dan Garda Indonesia. (hms ntt/bp)

Komentar ANDA?