Buka Puasa Kebangsaan Digelar Di Ende Besok.

0
273
Foto: Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak,

NTTsatu.com – KUPANG – Buka Puasa Kebangsaan bersama Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak, S.I.P., M.Sc., dengan komponen bangsa Kabupaten Ende akan digelar besok, Kamis 22 Juni 2017 petang bertempat di Lapangan Pancasila Kota Ende.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak elemen masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur untuk menggelorakan semangat ikrar kebangsaan yang diharapkan memperkuat toleransi dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Dengan digelorakannya ikrar kebangsaan diharapkan akan meningkatkan kerja sama dan sinergitas seluruh komponen bangsa.

Saat dikonfirmasi, Dandim 1602/Ende Letkol Kav Suteja mengatakan bahwa kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Pangdam IX/Udayana yang direncanakan akan tiba bersama rombongan dari Denpasar pada siang harinya (Kamis siang, red) yang rencana disambut Bupati Ende Ir. Marsel Petu bersama Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E.,M.M., dan sejumlah pejabat lainnya.

Sebelum menuju lokasi kegiatan di Lapangan Pancasila, Pangdam IX/Udayana diagendakan mengunjungi Situs Bung Karno dan Taman Renungan Bung Karno Ende.

Kemudian pukul 16.00 Wita kegiatan Buka Puasa Kebangsaan akan dimulai yang juga akan diikuti Forkopimda Kabupaten Ende, komponen masyarakat lintas agama. Semua tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, insan pers akan hadir pada kegiatan ini.

Sejumlah anak yatim/piatu dari empat yayasan yang ada di Kota Ende juga dihadirkan, antara lain dari Pondok Pesantren Walisanga, Pondok Pesantren Bukit Tengkorak, Yayasan Naungan Kasih dan Yayasan Alma. Para anak yatim/piatu akan mendapatkan tali asih dari Pangdam IX/Udayana.

Menurut Dandim 1602/Ende, kegiatan Buka Puasa Kebangsaan ini bukan semata untuk melaksanakan buka puasa  bagi Umat Muslim tetapi ada kegiatan ikrar kebangsaan dari semua komponen bangsa di wilayah Ende untuk semakin meneguhkan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI yang berbhinneka dan tentunya memantapkan toleransi kehidupan di wilayah Nusa Tenggara Timur yang sudah diakui sebagai Nusa Terindah Toleransinya.(ambu).

Komentar ANDA?