BUMN Minta Pendampingan TP4D Dalam Penanganan Proyek

0
161

KUPANG. NTTsatu.com – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakui mereka sangat mengharapkan pendampingan aparat Kejaksaan dalam penanganan proyek-proyek-proyek strategus nasional  yang ditangani perusahan-perusahan plat merah tersebut.

Permintaan itu disampaikan oleh General Manager PT PLN Wilayah NTT, Ricahrd Safkaur, Wahyudi perwakilan dari PT Angkasa Pura Kupang dan perwakilan dari Bank BRI dalam acara coffie morning antara Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4D) dengan BUMN/BUMD Provinsi NTT dan wartawa di aula kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Selasa, 02 Pebruari 2016.

Richard dan Wahyudi sama-sama mengakui, banyak karyawan perusahan itu enggan menjadi panitia proyek apalagi menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) karena tidak mau berurusan dengan aparat penegak hukum.

“Ini kenyataan yang kami alami selama ini. Karena itu kami meminta pendampingan dari TP4D dalam penanganan proyek-proyek sehingga semuanya berjalan sesuai aturan,” pinta Wahyudi.

Terhadap hal itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, John W. Purba mengatakan, TP4D senantiasa siap jika diminta BUMN/BUMD di provinsi NTT untuk mendampingi mereka ketika mau melaksanakan proyek-proyek di perusahan itu.

Purba mengataka, pendampingan itu harus dilakukan mulai dari perencanaan hingga akhir pelaksanaan proyek itu.

“Jika itu dilakukan dengan baik sesuai aturan yang berlaku maka semuanya akan menjadi lancar tanpa masalah. BUMN dan BUMD memang bisa menggunakan atau memanfaatkan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam membantu jika terjadi upaya menggugat atapupun digugat,” katanya.

Purba juga Jika meminta, jika ada aparat penegak hukum terutama aparat kejasaan baik di Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri seluruh NTT berulah terhadap perusahan-perusahan negara atau daerah serta perusahan-perusahan swasta agar segera melaporkan langsung kepadanya untuk ditelusuri.

“Saya ingin bebaskan seluruh jaksa dari hal-hal yang tidak patutu dilakukan, karena itu jika ada Jaksa yang mengganggu kalian, segera laporkan, saya telusuri dan tindak jika terbukti bersalah,” tegasnya. (bp)

=====

Foto: GM PT PLN Wilayah NTT, Ricahrd Safkaur ketika berbicara dalam kegiatan TP4D dan BUMN/BUMD bersama wartawan, Selasa, 02 Pebruari 2016

Komentar ANDA?