Bupati Lembata Pertanyakan Rencana Aksi OPD

0
640
Foto: Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan Wakil Bupati Lembata Thomas OLa Saat memimpin rapat bersama OPD Rabu, 16/1/19 (Foto: Yan - Kominfo Lembata)

NTTsatu.com – LEMBATA – Semua Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan sudah menyelesaikan rencana aksi tahun anggaran 2019. Recana aksi itu harus disusun dengan baik oleh setiap OPD untuk dilaksanakan dalam tahun anggaran yang sedang berjalan ini.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur saat memimpin rapat di ruang rapat bupati, Rabu (16/1/2019) mempertanyakan rencana aksi masing-masing PPD tersebut. Rapat itu dihadiri Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday, para Pimpinan OPD dan para Camat se-kabupaten Lembata.

Bupati Lembata mengharapkan agar semua Dinas Lingkung Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata sudah merancang dan mengimplementasikan rencana aksi yang akan dikerjakan dalam tahun 2019. Rencana aksi yang dikerjakan oleh setiap OPD dalam setahun, akan dilaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati setiap triwulannya.

Dalam rapat ini Bupati Lembata Eliaser menjelaskan, rencana aksi adalah hal yang sangat penting, seharusnya rencana aksinya sementara dibuat, tapi actionnya tetap berjalan sambil menunggu sampai ditentukan modelnya. Hampir tiga minggu berlalu tentu rencana aksi proges sudah dibuat, dia mendesak setiap OPD wajib membuat rencana aksi.

“Hal ini sangatlah signifikan karena secara tidak langsung saya dan pak wakil dapat mengukur presentase kinerja setiap OPD,” tandasnya.

Lanjut bupati mengatakan, ketika ada penyimpangan atau kendala  maka bisa diketahui dengan pasti dimana kendalanya. Apakah sifatnya administratif atau tindak lanjutnya belum dilakukan.

“Itukan bisa di kontrol ke para staf, karena para staf harus membuat laporan kinerja, yaitu setiap hari ada staf yang membuat laporan harian kepada kepala OPD masing-masing. Dengan demikian kalian dapat memonitor seberapa besar presentase rencana aksi dalam bentuk harian.

Laporan kepada saya dan pak wakil dalam bentuk bulanan, sementara kalian turun ke para kepala bidang dalam bentuk mingguan dan para kepala bidang turun ke para kepala seksi dalam bentuk harian prosesnya sangat berjenjang,” tandasnya.

Untuk itu kata Bupati, dia sangat mengharapkan untuk disiplin mengenai tingkatan kinerja atau progres yang dituangkan dalam rencana aksi sesuai dengan yang diharapkan.

“Saya mengerti kalian dan kalian tidak mengerti dangan saya, semua rencana aksi yang kalian buat telah saya baca. Terserah kalian mau membuatnya seperti apa nantinya, saya mengambil contoh format action plan yang diajukan Sekretariat Daerah. Yang terpenting setiap triwulan semua para pimpinan OPD harus melaporkan action plan kepada saya dan wakil bupati dalam bentuk desain dalam kertas A3, sehingga kami tanpa harus membaca dan melihat perlembar laporan dalam bentuk buku,” katanya.

Sedangkan Wakil Bupati Lembata Thomas Ola lebih menekan terkait dokumen-dokumen, hal ini karena dia mendapat laporan, banyak OPD yang belum memasukan dokumen-dolumen penunjang RKPD. Karena itu dia meminta agar secepatnya memasukan dokumen tersebut.

Lanjutnya, dari 35 OPD yang ada, rencana aksi yang masuk baru sebanyak 14 OPD yaitu, Dinas Peternakan, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas Perijinan, BPBD, Sekretariat DPRD, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Keluarga Berencana, Dinas Infokom, Bapelitbangda, Dinas Koperindag,  BKD PSDM, BKD dan Kecamatan Ile Ape.

“Jika ini tertunda terus hingga akhir bulan maka dokumen kita tidak bisa rampung. Saya meminta agar setiap OPD harus saling berirama dan saling berkoordinasi, karena dalam waktu dekat kita akan melalukan LPPJ dan LKPJ,” ungkapnya.

Perlu kita ketahui bersama bahwa dokumen LAKIP pada tanggal 30 Maret tahun ini, sudah harus diterima MENPAN.  Untuk itu ANJAB ABK harus segera kita masukan, hal ini terkait dengan masa depan putra dan pitru Lembata yang masih mengabdikan diri sebagai honorer yang sedang dirubah regulasinya menjadi P3K. Ini merupakan rencana aksi yang harus dan secepatnya dilakukan.  (Yan Matarau Tim Kominfo)

======

Foto: Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan Wakil Bupati Lembata  Thomas OLa Saat memimpin rapat bersama OPD Rabu, 16/1/19 (Foto: Yan – Kominfo Lembata)

Komentar ANDA?